x Pulau Seribu Asri

PGI Dukung Desakan MUI Agar Indonesia Keluar dari BoP

waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Mar 2026 02:43 34 Arthur

Viralterkini.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) setelah Israel dan Amerika Serikat menggempur Iran.

Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Gomar Gultom, menyatakan dukungan penuh terhadap desakan tersebut.

Gultom mengaku telah mempertanyakan keikutsertaan Indonesia dalam BoP sejak awal, bahkan sebelum konflik bersenjata pecah di Timur Tengah.

“Sejak awal saya mempertanyakan keputusan Indonesia masuk BoP dan mendesak Presiden agar menarik diri, jauh sebelum perang yang sekarang terjadi,” kata Gultom kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan bahwa sikap itu merupakan pandangan pribadinya sekaligus sejalan dengan keputusan resmi PGI dalam Sidang MPL-PGI di Merauke bulan lalu.

Gomar Gultom Nilai BoP Melemahkan Peran PBB

Gultom menilai keberadaan BoP justru melemahkan posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Dewan Keamanan PBB. Padahal Indonesia saat ini memegang giliran sebagai ketua di forum tersebut.

Ia menyebut keputusan Presiden bergabung dengan BoP sebagai langkah keliru. Menurutnya, BoP berfungsi sebagai alat politik Presiden AS Donald Trump untuk melegitimasi agenda Timur Tengah, terutama terkait konflik Israel-Palestina.

“Trump memimpin BoP seumur hidup tanpa mekanisme pengawasan. Semua anggota hanya menjadi penonton dan secara tidak langsung membenarkan kehendak serta tindakannya,” ujar Gultom.

PGI Anggap BoP Terlalu Memihak Israel

Gultom juga melihat BoP berpihak secara terang-terangan kepada Israel. Ia menilai forum tersebut tidak mungkin menghasilkan perdamaian yang adil.

“BoP berbicara soal perdamaian Gaza, tetapi tidak melibatkan Palestina. Sementara Israel justru duduk sebagai anggota. Sikap ini sangat tidak netral. Tidak akan pernah ada perdamaian tanpa keadilan,” katanya.

MUI Kutuk Serangan AS–Israel ke Iran

MUI mengutuk keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu eskalasi besar di kawasan Timur Tengah. MUI juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan tersebut.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, menyatakan bahwa MUI merumuskan sembilan poin sikap resmi organisasi terkait konflik itu.

“Kami sudah merumuskan dan menetapkan sikap resmi MUI,” kata Asrorun saat dikonfirmasi.

Dalam pernyataannya, MUI menilai serangan Israel-Amerika melanggar nilai kemanusiaan dan bertentangan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 tentang perdamaian dunia dan keadilan sosial.

MUI Desak Pemerintah Tarik Keanggotaan dari BoP

MUI mendorong negara-negara dunia berperan aktif sebagai juru damai atas konflik yang dipicu Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, MUI secara tegas meminta pemerintah Indonesia mencabut keanggotaan dari Board of Peace bentukan Donald Trump.

MUI mempertanyakan apakah BoP benar-benar bertujuan menciptakan perdamaian yang adil atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina.

“BoP tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati. Fakta di lapangan menunjukkan Trump justru melancarkan serangan bersama Israel ke Iran dan memicu perang regional melalui berbagai kekuatan, baik langsung maupun lewat proksi,” tulis pernyataan MUI.

Dengan sikap tersebut, MUI berharap Indonesia kembali konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif serta berpihak pada perdamaian dan keadilan global. (**)

INSTAGRAM

8 hours ago
9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri