x Pulau Seribu Asri

Penerimaan Pajak DJP Jatim III Lampaui Pertumbuhan Nasional

waktu baca 4 menit
Sabtu, 7 Mar 2026 14:27 10 Arthur

Viralterkini.id, Jatim – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III mencatat penerimaan pajak sebesar Rp4,9 triliun hingga 5 Maret 2026. Angka tersebut setara dengan 11,85 persen dari target penerimaan tahun ini yang mencapai Rp41,6 triliun.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III, Lindawaty, menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup kuat pada awal tahun.

“Realisasi ini mencatat pertumbuhan sebesar 30,39 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional dan menempatkan kami pada peringkat keempat secara nasional, sekaligus menjadi yang tertinggi di wilayah Jawa Timur,” ujar Lindawaty, Jumat (6/3/2026).

Strategi Gali Potensi Pajak

Lindawaty menegaskan bahwa institusinya terus memperkuat berbagai strategi untuk mencapai target penerimaan pajak sepanjang 2026. DJP Jatim III akan memperluas penggalian potensi pajak sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada wajib pajak.

“Guna mencapai target dan mencegah pelebaran selisih penerimaan, kami akan terus memperkuat strategi penggalian potensi perpajakan dan menjaga integritas pelayanan dengan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran,” kata Lindawaty.

Ia menilai target penerimaan sebesar Rp41,6 triliun bukan sekadar angka dalam laporan keuangan negara, tetapi juga mencerminkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.

“Target ini bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata gotong royong dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Lindawaty juga menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah menjalankan kewajibannya.

“Kami menghargai setiap rupiah yang disetorkan serta waktu yang diluangkan wajib pajak untuk melaporkan SPT. Sebagai bentuk timbal balik, kami berkomitmen memberikan pelayanan yang tulus, profesional, dan bersih,” tegasnya.

Kepatuhan SPT Jadi Kunci

Menurut Lindawaty, kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan memiliki peran penting dalam mendukung penerimaan negara. Ia menyebutkan kepatuhan tersebut dapat mendorong tumbuhnya kesadaran pajak secara sukarela.

“Kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan akan menjadi katalisator utama dalam meningkatkan kepatuhan sukarela. Hal ini menjadi modal penting bagi pencapaian target penerimaan negara,” jelasnya.

Target penerimaan pajak tahun ini meningkat sekitar 3,05 persen dibandingkan target tahun sebelumnya. Angka tersebut juga lebih tinggi sekitar 28,99 persen dibandingkan realisasi penerimaan tahun 2025.

Imbauan Pelaporan SPT Lebih Awal

Kanwil DJP Jawa Timur III terus mengimbau seluruh wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan usaha, agar segera menyampaikan SPT Tahunan sebelum batas waktu pelaporan berakhir.

Lindawaty mengingatkan bahwa pelaporan lebih awal akan memberikan kenyamanan bagi wajib pajak sekaligus mencegah gangguan akses sistem pada saat mendekati tenggat waktu.

“Kami mengimbau wajib pajak untuk melaporkan SPT lebih awal agar prosesnya lebih nyaman dan tidak menghadapi penumpukan akses sistem pada akhir batas waktu pelaporan,” ujarnya.

Batas waktu pelaporan SPT Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi jatuh pada 31 Maret, sedangkan wajib pajak badan memiliki batas waktu hingga 30 April.

Ratusan Ribu Wajib Pajak Sudah Lapor

Hingga 28 Februari 2026, Kanwil DJP Jawa Timur III mencatat sebanyak 342.880 wajib pajak telah menyampaikan SPT Tahunan. Dari jumlah tersebut, sekitar 84.031 wajib pajak berasal dari wilayah Malang Raya dan Kota Batu.

Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring berjalannya waktu. DJP Jatim III juga menjalankan berbagai program layanan untuk memudahkan proses pelaporan.

Petugas pajak aktif mengunjungi berbagai instansi melalui layanan “jemput bola” guna membantu pegawai melaporkan SPT secara kolektif.

Selain itu, DJP juga menyediakan fasilitas pojok pajak di Mal Olympic Garden (MOG) Malang serta layanan khusus akhir pekan untuk melayani masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Kampanye “Ngabuburit Spectaxcular”

Kanwil DJP Jawa Timur III juga menggelar kampanye simpatik bertajuk “Ngabuburit Spectaxcular” untuk meningkatkan kesadaran pelaporan pajak menjelang bulan Ramadan.

Kegiatan ini mengajak masyarakat mengisi SPT Tahunan bersama dalam suasana santai dan inklusif. Acara tersebut juga menghadirkan bazaar produk UMKM binaan serta kegiatan sosial seperti pembagian ratusan takjil dan voucher belanja kepada wajib pajak.

Sekitar 300 wajib pajak menghadiri kegiatan tersebut dan langsung menyampaikan laporan SPT Tahunan mereka di lokasi acara.

Lindawaty menegaskan bahwa pendekatan proaktif menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan pajak di masyarakat.

“Kepatuhan pajak tidak akan tercipta jika kita hanya menunggu di balik meja. Negara harus proaktif menjemput wajib pajak dan mempermudah setiap langkah mereka untuk berkontribusi,” kata Lindawaty. (**)

INSTAGRAM

57 minutes ago
4 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri