Wakil Bupati Halmahera Tengah mendampingi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam penyaluran 1.000 paket sembako gratis di Aula Desa Wairoro Indah, Sabtu (07/03/2025). Foto: ist
Viralterkini.id, HALTENG — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengambil langkah diskresi mengejutkan dalam agenda Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Desa Wairoro Indah, Jumat (6/2/2026). Di hadapan jajaran pimpinan tinggi provinsi, Pemda Halmahera Tengah memutuskan memborong seluruh paket sembako dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Momentum ini terjadi di Aula Desa Wairoro Indah saat Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil mendampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, dan Sekretaris Provinsi Samsudin Abdul Kadir meninjau penyaluran 1.000 paket sembako bersubsidi.
Awalnya, ribuan paket tersebut disiapkan untuk ditebus warga pemegang kupon dengan harga Rp50.000 per paket. Namun, dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemda akan melunasi seluruh pembayaran tersebut kepada pihak Pemerintah Provinsi.
“Kami menyadari bahwa bulan Ramadhan adalah saat di mana kebutuhan keluarga meningkat. Oleh karena itu, saya instruksikan agar Pemda Halmahera Tengah mengambil alih seluruh biaya 1.000 paket sembako ini. Masyarakat silakan bawa pulang sembakonya secara gratis dan simpan uang Anda untuk persiapan Lebaran nanti,” ujar Wakil Bupati di hadapan warga yang langsung disambut syukur.

Gubernur Maluku Utara yang menyaksikan langsung kebijakan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif cepat Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Menurutnya, langkah ini adalah potret sinergi yang sangat harmonis antara pemerintah provinsi dan daerah. Gubernur menilai kecepatan merespons kebutuhan rakyat seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas sosial serta ekonomi di wilayah Maluku Utara.
“Pemerintah Provinsi datang membawa stok pangan lewat Gerakan Pangan Murah, dan Pemerintah Daerah menyempurnakannya dengan memberikan subsidi penuh hingga gratis. Kecepatan eksekusi seperti inilah yang kita harapkan agar beban rakyat benar-benar teringankan. Ini adalah kolaborasi yang luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Sherly dalam sambutannya.
Secara sosiopolitik, aksi ini mencerminkan model kepemimpinan yang responsif dan taktis di tingkat akar rumput. Dengan mengambil alih beban biaya masyarakat, Pemda Halmahera Tengah hadir bukan sekadar sebagai pelaksana administratif, melainkan pelindung ekonomi warga. Sinergi penyediaan logistik oleh Pemprov dan subsidi penuh oleh Pemda menjadi formula jaring pengaman sosial yang sangat tepat sasaran.