x Pulau Seribu Asri

Fakta Pembagian Tugas Rumah Tangga Ayah dan Ibu di Keluarga

waktu baca 3 menit
Senin, 16 Feb 2026 03:23 13 Arthur

Viralterkini.id – Banyak keluarga modern mulai membagi peran dalam mengurus rumah dan anak. Namun, hasil penelitian terbaru menunjukkan pembagian itu belum sepenuhnya seimbang.

Studi tersebut mengungkap bahwa ibu masih mengerjakan sebagian besar pekerjaan rumah tangga. Selain itu, ibu juga memikul beban mental yang sering tidak terlihat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pembagian tugas rumah tangga ayah dan ibu masih memerlukan perhatian serius.

Apa Itu Beban Mental Rumah Tangga?

Beban mental adalah pekerjaan yang melibatkan perencanaan dan pengaturan kehidupan keluarga.
Misalnya, menentukan menu makanan, mengatur jadwal anak, dan mengingat kebutuhan rumah.

Ibu biasanya memikirkan semua hal tersebut setiap hari. Karena itu, meskipun tidak terlihat, beban ini menguras tenaga dan pikiran.

Beban mental tidak berhenti walau tidak ada aktivitas fisik.

Hasil Studi Menunjukkan Ketimpangan

Peneliti melibatkan lebih dari 300 ibu dengan anak kecil dalam penelitian ini. Mereka membagi pekerjaan rumah tangga menjadi dua jenis:

  1. Kerja mental, seperti perencanaan dan pengawasan
  2. Kerja fisik, seperti mencuci dan membersihkan rumah

Hasilnya cukup jelas.

Ibu mengerjakan sekitar 73 persen pekerjaan mental. Ayah hanya menangani sekitar 27 persen.

Sementara itu, dalam pekerjaan fisik, ibu tetap dominan dengan 64 persen. Ayah hanya mengerjakan sekitar 36 persen.

Satu Tugas yang Paling Sering Dilakukan Ayah

Menariknya, penelitian menemukan satu tugas yang paling sering dilakukan ayah. Tugas tersebut adalah membuang sampah.

Ayah biasanya mengangkat kantong sampah dan membawanya ke tempat pembuangan.
Walaupun terlihat sederhana, tugas ini menjadi kontribusi utama ayah dalam pekerjaan rumah.

Namun, tugas ini jauh lebih sedikit dibanding pekerjaan yang ibu lakukan setiap hari.

Dampak Beban Mental bagi Ibu

Beban mental yang terus berlangsung dapat memicu kelelahan. Banyak ibu mengalami stres karena harus memikirkan banyak hal sekaligus.

Akibatnya, sebagian ibu merasa kewalahan dan kehilangan waktu istirahat. Selain itu, ketimpangan ini bisa memicu konflik dalam rumah tangga.

Ibu merasa bekerja lebih banyak, sementara ayah merasa sudah membantu. Perbedaan persepsi ini sering muncul karena beban mental tidak terlihat.

Mengapa Pembagian Tugas Itu Penting

Pembagian tugas yang adil membantu menciptakan keluarga yang sehat. Dengan berbagi tanggung jawab, pasangan dapat saling mendukung.

Ayah tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga secara mental. Ibu pun tidak perlu menanggung semua perencanaan sendiri.

Keseimbangan ini dapat meningkatkan kualitas hubungan keluarga.

Kesimpulan

Studi menunjukkan bahwa pembagian tugas rumah tangga ayah dan ibu masih belum seimbang.
Ibu tetap memikul sebagian besar beban mental dan pekerjaan fisik.

Ayah paling sering melakukan satu tugas, yaitu membuang sampah. Namun, kontribusi ini belum cukup untuk menyeimbangkan beban kerja di rumah.

Oleh karena itu, pasangan perlu menyadari adanya beban mental yang tidak terlihat. Dengan berbagi tugas secara adil, keluarga dapat hidup lebih harmonis dan sehat. (**)

Sumber: https://kumparan.com/kumparanmom/satu-satunya-tugas-rumah-tangga-yang-banyak-dilakukan-ayah-buang-sampah-26ptOpjqKzb/1

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!