x Pulau Seribu Asri

Operasi Modifikasi Cuaca Tahap Dua Digelar, Pemerintah Cegah Banjir Jabodetabek

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Mar 2025 13:10 167 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Pemerintah kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) lanjutan tahap dua pada 11-20 Maret 2025.

Operasi ini merupakan kerja sama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BPBD Jawa Barat.

Keputusan pelaksanaan OMC gabungan ini berdasarkan arahan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, dalam rapat koordinasi penanganan banjir di Pendopo Wali Kota Bekasi pada Kamis (6/3).

Kebijakan ini diambil setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada 10-18 Maret 2025.

Untuk mendukung operasi ini, tiga pesawat disiapkan dan dikendalikan dari dua pos utama. Tim OMC BNPB dan DKI Jakarta beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma, sementara tim OMC Jawa Barat bertolak dari Lanud Husein Sastranegara.

Pada hari pertama OMC, Selasa (11/3), tim DKI Jakarta melaksanakan tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat Casa A-2117. Penyemaian awan dilakukan di wilayah Barat Laut, Selat Sunda, dan Kepulauan Seribu pada sorti pertama.

Sorti kedua menyasar daerah Utara Jakarta atau Laut Jawa, sementara sorti ketiga kembali dilakukan di wilayah Barat Laut dan Utara Jakarta. Setiap sorti menggunakan 800 kilogram Natrium Klorida (NaCl) sebagai bahan semai.

Sementara itu, tim Jawa Barat melaksanakan dua sorti penerbangan dengan pesawat Casa A-2104. Penyemaian pertama dilakukan di wilayah Timur Laut Perairan Cirebon, sedangkan sorti kedua menyasar Perairan Utara Indramayu. Sama seperti tim DKI Jakarta, tiap sorti menghabiskan 800 kilogram NaCl.

Tim OMC BNPB turut melaksanakan penerbangan malam hari untuk mengurangi suplai massa udara yang berpotensi masuk ke wilayah Jakarta dan Banten.

Menggunakan pesawat Caravan PK-SNP, tim ini melaksanakan dua sorti penerbangan ke wilayah Perairan Barat Jakarta, Pesisir Lampung, dan Selat Sunda. Setiap sorti membawa 1.000 kilogram NaCl.

Pada hari pertama operasi, OMC berhasil menurunkan intensitas hujan yang semula diprediksi terjadi siang hingga sore hari menjadi hujan ringan hingga sedang.

Hasil pemantauan menunjukkan curah hujan tertinggi tercatat di Bekasi dengan intensitas 34 mm.

Pemerintah terus berkomitmen dalam mitigasi bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi.

OMC menjadi salah satu langkah untuk mengurangi potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek, meminimalkan risiko banjir susulan, serta mempercepat fase tanggap darurat.

Operasi modifikasi cuaca gabungan ini akan berlangsung selama 10 hari hingga 20 Maret 2025, dengan evaluasi berkala guna memastikan efektivitasnya dalam mengurangi risiko bencana di wilayah terdampak.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

13 hours ago
14 hours ago
16 hours ago
16 hours ago
16 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!