x Pulau Seribu Asri

One Pride MMA 86 Siap Digelar, Suwardi vs Aditya Ginting Jadi Duel Utama

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Apr 2025 20:31 258 Agung

Viralterkini.id, Jakarta — One Pride MMA kembali menghadirkan pertarungan bergengsi dalam rangkaian ajang ke-86 bertajuk A New Era of Battle For The Nation To The World.

Event ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Mei 2025, di Hall Basket Senayan, Jakarta, dengan 21 laga yang siap memanaskan arena Mixed Martial Arts (MMA) nasional.

Partai utama akan mempertemukan dua nama besar di divisi flyweight: Suwardi, pemilik sabuk abadi One Pride MMA, menghadapi Aditya Ginting dalam laga rematch yang dinantikan.

Sebelumnya, keduanya bertarung sengit pada 2023 di One Pride MMA 72, dengan Suwardi keluar sebagai pemenang melalui keputusan juri usai lima ronde penuh.

Kini, Aditya Ginting, yang mengusung rekor 9 kemenangan dan 5 kekalahan, berambisi merebut sabuk juara sekaligus membalas kekalahan sebelumnya.

Sementara Suwardi, dengan catatan 15 kemenangan dan hanya 4 kali kalah, dikabarkan akan menjadikan pertarungan ini sebagai salah satu laga terakhir menjelang pensiunnya dari arena profesional.

Selain menjadi sorotan nasional, One Pride MMA juga menorehkan langkah signifikan di kancah internasional.

CEO One Pride MMA, Fransino Tirta, mengungkap bahwa pihaknya telah menjalin kemitraan dengan Ultimate Fighting Championship (UFC), membuka peluang lebih besar bagi atlet Indonesia untuk tampil di panggung dunia.

Pada Mei 2025, dua petarung One Pride, Rio Tirto dan Denny Daffa, akan dikirim untuk mewakili Indonesia dalam ajang Road to UFC yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 19–22 Mei 2025.

Selain itu, para atlet juga mulai menembus berbagai kompetisi internasional seperti WLF (Wi Lien Feng) International Fight di Tiongkok.

“Fokus kami adalah membawa para petarung nasional ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi teknik, fisik, hingga peluang tampil di ajang global,” ujar Fransino.

Dukungan terhadap perkembangan olahraga combat juga datang dari pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menpora RI, Dito Ariotedjo, memberikan apresiasi terhadap konsistensi dan kontribusi One Pride MMA dalam membangun ekosistem olahraga tarung profesional di Indonesia.

“Olahraga MMA berkembang sangat pesat di Indonesia. Dari segi atlet, pelatih, hingga penonton, semuanya tumbuh signifikan. Kita harus apresiasi perjalanan One Pride yang telah berlangsung selama sembilan tahun,” ujar Menpora Dito dalam konferensi pers di Media Center Kemenpora, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Ia menambahkan bahwa MMA kini telah mendapatkan tempat khusus di kalangan anak muda.

Kombinasi berbagai teknik beladiri dalam satu pertarungan membuat MMA lebih fleksibel dan menarik dibandingkan olahraga tarung tradisional.

“Combat sports sudah meraih hati anak muda. MMA adalah bentuk revolusi dari olahraga beladiri yang kaku. Dengan berbagai format aturan yang lebih adaptif, olahraga ini semakin populer,” katanya.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, Kemenpora membentuk Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Divisi baru ini ditugaskan untuk memperkuat sektor olahraga sebagai bagian dari industri nasional, termasuk olahraga profesional seperti MMA.

Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Anindra Ardiansyah Bakrie, menyampaikan apresiasinya atas dukungan berkelanjutan dari pemerintah terhadap olahraga beladiri di Indonesia.

Menurutnya, tanpa peran aktif pemerintah, pertumbuhan olahraga combat tidak akan berjalan optimal.

“Mengembangkan olahraga combat tidak mudah, terutama tanpa dukungan dari pemerintah. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Menpora Dito dan tim Kemenpora yang selama ini konsisten mendukung kami,” ujar Ardi Bakrie.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, promotor, dan komunitas dalam membangun ekosistem MMA yang sehat dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan digelarnya One Pride MMA 86 dan semakin terbukanya jalur internasional bagi atlet nasional, dunia MMA Indonesia kini memasuki babak baru.

Para petarung lokal tidak hanya memiliki wadah kompetitif di dalam negeri, tetapi juga peluang untuk mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

Ajang One Pride MMA 86 dipastikan menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender olahraga nasional Mei mendatang.

Para pecinta MMA pun diharapkan hadir untuk menyaksikan duel-duel seru yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan kualitas dan semangat para petarung Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

16 hours ago
17 hours ago
19 hours ago
19 hours ago
19 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!