filter: 0; fileterIntensity: -0.01; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: night;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 524288;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35; Viralterkini.id, Jakarta — Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi menggelar Rapat Anggota Tahun 2025 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Mengusung tema Together for Excellence, rapat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan olahraga nasional menuju prestasi internasional, khususnya menjelang SEA Games 2025 di Thailand dan Olimpiade Los Angeles 2028.
Rapat tahunan tersebut dibuka secara simbolik dengan peletakan tiga medali emas Olimpiade oleh Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.
Ketiga medali tersebut adalah milik atlet peraih emas Olimpiade dan merepresentasikan tiga nilai utama Olimpiade: Friendship, Excellence, dan Respect.
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif NOC Indonesia dalam membangun kebangkitan olahraga nasional.
Ia menilai langkah-langkah strategis yang dilakukan NOC menjadi indikasi bahwa Indonesia semakin diperhitungkan di kancah dunia.
“Selamat kepada NOC Indonesia. Saya sering sampaikan bahwa bangsa kita makin hari makin on the move, makin diperhitungkan. Kebangkitan olahraga nasional menjadi salah satu cirinya. Rapat ini langkah kecil untuk perubahan besar,” ujar Sultan.
Sementara itu, Wakil Menpora Taufik Hidayat yang juga peraih medali emas bulutangkis tunggal putra di Olimpiade Athena 2004 menyebut bahwa Rapat Anggota NOC Indonesia menjadi forum penting untuk konsolidasi prestasi nasional.
“Momentum ini harus dijadikan ajang memperkuat sinergi. Kemenpora mendorong kolaborasi yang solid demi prestasi olahraga Indonesia. Jangan ada dualisme atau tigalisme, semua harus segera diselesaikan agar kita bisa fokus pada target besar ke depan,” tegas Taufik.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ketiga medali emas yang digunakan dalam prosesi pembukaan merupakan milik atlet-atlet Indonesia yang tampil di dua Olimpiade terakhir.
Di antaranya adalah Greysia Polii (ganda putri bulutangkis, Tokyo 2020), Veddriq Leonardo (panjat tebing), dan Rizki Juniansyah (angkat besi) dari Paris 2024.
Menurut Oktohari, pemilihan medali ini bukan hanya representasi nilai Olimpiade, tetapi juga simbol target prestasi NOC di masa depan.
“Rapat ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kebersamaan. Together for Excellence bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang harus dijalankan secara kolektif dalam perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” jelas Oktohari.
Sebagai bentuk konkret kolaborasi lintas sektor, NOC Indonesia juga menjalin kemitraan strategis dengan TikTok Indonesia dan Aice Indonesia yang diumumkan dalam pembukaan Rapat Anggota.
Kolaborasi ini bertujuan memperluas eksposur atlet, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta meningkatkan daya saing Tim Indonesia secara global.
Richard Sam Bera, Direktur Utama Tim Indonesia, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan TikTok Indonesia sebagai Official Platform of Tim Indonesia akan mendekatkan atlet dengan publik melalui berbagai konten di media sosial.
“Kami ingin masyarakat bisa mengikuti perjalanan para atlet dari dekat. TikTok memberi ruang bagi publik untuk mendukung langsung, memberi motivasi, dan menyebarkan semangat kebangsaan,” ujar Richard.
Head of Public Policy TikTok Indonesia, Muhammad Hilmi Adrianto, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga akan memberi pelatihan digital kepada para atlet agar mampu berinovasi dalam memasarkan diri serta menginspirasi audiens secara lokal maupun internasional.
Sementara itu, Aice Indonesia melanjutkan dukungannya sebagai Official Ice Cream of Tim Indonesia untuk tahun kedua.
Wakil Presiden Aice Group Holdings, Mr. Yang Lixin, menyatakan komitmennya dalam mendukung para atlet nasional yang telah membawa harum nama bangsa.
“Setiap tahun, prestasi atlet Indonesia semakin meningkat. Kami bangga bisa berkontribusi dalam perjalanan mereka menuju panggung dunia,” kata Yang.
Menjelang akhir 2025, Tim Indonesia dijadwalkan mengikuti tiga multievent internasional utama: Asian Youth Games di Manama, Bahrain (22–31 Oktober), Islamic Solidarity Games di Riyadh, Arab Saudi (7–21 November), serta SEA Games di Thailand (7–19 Desember).
NOC Indonesia berharap sinergi yang dibangun melalui Rapat Anggota 2025 dan dukungan dari berbagai mitra dapat menjadi bahan bakar bagi atlet nasional dalam meraih prestasi terbaik.
Tidak ada komentar