Karikatur Viralterkini.id Viralterkini.id, Sulsel – Sejumlah wartawan di Luwu Utara menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Utara. Mereka menilai kinerja institusi tersebut minim transparansi dan nyaris tidak terlihat di ruang publik sepanjang tahun 2025.
Selain itu, para jurnalis juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Kejari Luwu Utara.
Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Harwanto, sebelumnya menyampaikan rencana penyediaan ruangan Media Centre bagi wartawan. Ia mengungkapkan rencana tersebut saat ditemui awak media di kantor Kejari Luwu Utara pada pertengahan Oktober 2025.
Saat itu, Harwanto menyatakan pihaknya tengah menyiapkan ruang khusus untuk memfasilitasi publikasi kinerja kejaksaan kepada insan pers.
“Kami sementara menyiapkan ruangan khusus media centre untuk mengekspos kinerja kami kepada wartawan,” ujar Harwanto kala itu.
Namun demikian, pernyataan tersebut menuai kritik dari kalangan jurnalis. Ahmad Kaisar, jurnalis sekaligus Kepala Bidang Kehumasan KAWASAN Luwu Utara, menilai janji tersebut tidak pernah terwujud secara nyata.
Menurut Kaisar, Kejari Luwu Utara memang aktif mengunggah kegiatan di akun Instagram resmi. Akan tetapi, unggahan tersebut hanya menampilkan aktivitas seremonial tanpa diiringi pemberitaan mendalam di media massa.
“Sepanjang 2025, hampir tidak ada pemberitaan media yang mengulas kinerja Kejari Luwu Utara secara substantif,” tegas Ahmad Kaisar, Senin (12/1/2026).
Lebih lanjut, Kaisar menyoroti minimnya ekspos penegakan hukum yang seharusnya menjadi konsumsi publik. Ia menyebut Kejari Luwu Utara nyaris tidak pernah mempublikasikan kegiatan penting seperti pemusnahan barang bukti atau penanganan perkara strategis.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya komunikasi publik dan rendahnya keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Atas dasar itu, para wartawan di Luwu Utara mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk segera mengevaluasi kinerja Kejari Luwu Utara. Mereka berharap Kejati Sulsel dapat mengambil langkah tegas demi mendorong transparansi dan profesionalitas institusi kejaksaan di daerah.
“Kami berharap Kejati Sulsel segera mengevaluasi kinerja Kejari Luwu Utara secara serius,” tutup Ahmad Kaisar. (**)
Tidak ada komentar