x Pulau Seribu Asri

Mengungkap Dimensi Spiritual Soeharto, Buku Karya Bambang Wiwoho Resmi Diluncurkan di Jakarta

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 15:50 118 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Peringatan 105 tahun kelahiran Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, menjadi momentum peluncuran buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia dan Kejawen: Analisis SWOT Negara ala Jawa karya wartawan senior Bambang Wiwoho. Buku tersebut diperkenalkan kepada publik dalam acara Peluncuran Buku dan Sarasehan Ketahanan Nasional yang digelar di lingkungan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Jakarta.

WhatsApp Image 2026-06-08 at 13.58.29
Penulis menyerahkan Buku kepada Perwakilan keluarga Soeharto. Foto : Budi

Peluncuran buku ini menjadi menarik karena menawarkan sudut pandang yang berbeda dari berbagai literatur tentang Soeharto yang selama ini lebih banyak berfokus pada aspek politik, ekonomi, dan perjalanan kekuasaannya. Melalui karya ini, Bambang Wiwoho mengajak pembaca menelusuri sisi spiritual dan budaya yang diyakini turut memengaruhi karakter kepemimpinan Soeharto selama memimpin Indonesia.

Dalam buku tersebut, penulis mengulas berbagai nilai kejawen yang melekat pada kehidupan Soeharto, mulai dari laku tirakat, tradisi kebatinan Jawa, hingga pandangan hidup yang berkembang dalam budaya Nusantara. Berbagai aspek itu dipaparkan sebagai bagian dari upaya memahami bagaimana seorang pemimpin membangun cara pandang, mengambil keputusan, dan menjaga keseimbangan antara kekuasaan serta tanggung jawab terhadap bangsa.

Bambang Wiwoho, yang telah lama mengikuti perkembangan politik nasional sejak era Orde Baru, menyusun buku ini berdasarkan penelusuran sejarah, wawancara, serta berbagai referensi yang relevan. Ia menempatkan karya tersebut sebagai bahan kajian yang mendorong pembaca melihat sosok Soeharto secara lebih utuh, tidak hanya dari kebijakan-kebijakan yang dihasilkan, tetapi juga dari latar budaya dan spiritual yang membentuk dirinya.

Selain membahas Soeharto, buku ini juga memperluas pembahasan pada kondisi Indonesia masa kini. Dengan menggunakan metode SWOT atau analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, Bambang mencoba membaca tantangan kebangsaan melalui perspektif budaya Jawa. Pendekatan ini digunakan untuk menilai perjalanan kepemimpinan nasional dari era Soekarno hingga masa pemerintahan Prabowo Subianto saat ini.

Menurut penulis, budaya dan nilai-nilai lokal tidak dapat dipisahkan dari perjalanan sejarah Indonesia. Karena itu, refleksi terhadap falsafah kepemimpinan Jawa menjadi salah satu bagian penting dalam buku tersebut, terutama untuk memahami berbagai tantangan yang muncul di tengah perubahan global yang semakin cepat.

Kekuatan akademik buku ini juga diperkuat dengan kata pengantar yang ditulis Paulus Tri Agung Kristanto. Dalam pengantarnya, ia membahas posisi tradisi kejawen dalam konteks negara modern Indonesia dan dinamika masyarakat pascakolonial.

Acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta tidak hanya menjadi forum perkenalan buku, tetapi juga wadah diskusi mengenai ketahanan nasional. Sejumlah akademisi dan praktisi hadir untuk membahas keterkaitan antara sejarah, budaya, kepemimpinan, dan pembangunan bangsa. Hadir pula perwakilan keluarga Soeharto, civitas akademika Universitas Indonesia, serta berbagai tokoh nasional.

Melalui peluncuran buku ini, para penyelenggara berharap masyarakat memperoleh perspektif baru dalam melihat perjalanan bangsa Indonesia. Tidak hanya sebagai catatan sejarah, buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia dan Kejawen juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi tentang pentingnya memahami hubungan antara budaya, spiritualitas, dan kepemimpinan dalam membangun masa depan Indonesia. (budi)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri