x Pulau Seribu Asri

Mengenang Vidi Aldiano, Perjalanan Karier Sang Penyanyi Pop Indonesia

waktu baca 4 menit
Sabtu, 7 Mar 2026 22:31 21 Rainy Bintang

Viralterkini.id, Jakarta – Industri musik Indonesia berduka atas kepergian Vidi Aldiano, salah satu penyanyi solo pria yang dikenal melalui berbagai lagu pop populer sejak akhir 2000-an.

Dengan suara khas dan karya yang melekat di telinga pendengar musik Tanah Air, ia menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan musik pop Indonesia.

Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano ini lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia musik. Ibunya, Besbarini, merupakan seorang guru piano yang memperkenalkan musik kepada Vidi sejak usia dini. Selain itu, kakeknya dikenal sebagai penyanyi keroncong, yang turut membentuk kecintaannya terhadap dunia seni.

Sejak kecil, Vidi telah menunjukkan minat besar terhadap musik. Ia belajar memainkan piano dan sering bernyanyi di berbagai kesempatan. Bakat tersebut terus berkembang hingga membawanya mengikuti berbagai kompetisi dan audisi tarik suara.

Awal Perjalanan di Industri Musik
Langkah awal Vidi menuju industri musik profesional dimulai ketika ia mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol pada 2006. Saat itu, ia membawakan lagu “Pada Satu Cinta” milik Glenn Fredly. Meski hanya mencapai babak 100 besar, pengalaman tersebut menjadi salah satu titik awal perjalanan kariernya di dunia musik.

Setelah mengikuti ajang tersebut, Vidi terus berusaha mengembangkan kariernya dengan mengirimkan demo lagu ke berbagai label rekaman. Meski sempat mengalami penolakan, upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika ia mendapat kesempatan merilis album debut pada 2008.

Sukses Lewat Album Debut
Nama Vidi Aldiano mulai dikenal luas setelah merilis album pertamanya, Pelangi di Malam Hari pada 2008. Album ini melahirkan sejumlah lagu populer seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”, yang banyak diputar di radio dan berbagai platform musik pada era tersebut.

Kesuksesan album tersebut membuat namanya semakin dikenal sebagai penyanyi pop muda Indonesia. Pada 2009, ia juga meraih penghargaan Most Favorite Male Artist dalam ajang MTV Indonesia Awards.

Terus Berkarya di Industri Musik
Setelah kesuksesan album debutnya, Vidi terus merilis karya baru. Pada 2011, ia meluncurkan album kedua berjudul Yang Kedua yang berisi sejumlah lagu seperti “Datang dan Kembali”, “Lupakan Mantan”, dan “Gadis Genit”.

Perjalanan kariernya berlanjut pada 2013 melalui mini album Dunia Baru. Salah satu lagu yang cukup dikenal dari rilisan ini adalah “Apakah Ku Jatuh Cinta”, yang dinyanyikan bersama Sherina Munaf.

Pada 2016, Vidi kembali merilis album Persona. Album ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya, bahkan proses mastering dilakukan di Abbey Road Studios di London. Album tersebut juga berhasil meraih sertifikasi Triple Platinum setelah penjualannya melampaui ratusan ribu kopi.

Kemudian pada 2022, ia merilis album Senandika yang berisi lagu-lagu yang merefleksikan perjalanan hidupnya, di antaranya “Bertahan Lewati Senja” dan “Dara”.

Aktif di Dunia Hiburan
Selain dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu, Vidi Aldiano juga aktif di berbagai bidang di industri hiburan. Ia pernah menjadi pembawa acara televisi, juri ajang pencarian bakat, hingga terlibat dalam berbagai proyek kreatif.

Vidi juga mendirikan label musik bernama VA Records sebagai salah satu langkahnya untuk mengembangkan karya dan kolaborasi di industri musik Indonesia.

Perjuangan Melawan Kanker Ginjal
Pada Desember 2019, Vidi mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap Kanker Ginjal stadium 3 setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura. Pada tahun yang sama, ia menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal untuk mengangkat tumor yang ditemukan di ginjal kirinya.

Setelah operasi, Vidi masih harus menjalani berbagai perawatan lanjutan seperti kemoterapi, imunoterapi, serta pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau perkembangan penyakitnya.

Dalam berbagai kesempatan, ia juga membagikan pengalaman menjalani pengobatan melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa penyakit tersebut mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, terutama dalam menghargai waktu dan kesehatan.

Selama menjalani pengobatan, Vidi tetap berusaha aktif berkarya. Ia juga sering berbagi cerita mengenai perjuangannya sebagai penderita kanker untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan medis secara rutin.

Setelah kurang lebih enam tahun berjuang melawan penyakitnya, Vidi Aldiano akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2025 di kediamannya.

Kehidupan Pribadi
Dalam kehidupan pribadinya, Vidi Aldiano menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 15 Januari 2022 setelah menjalin hubungan cukup lama. Hubungan keduanya mulai diketahui publik sejak pertengahan 2010-an sebelum akhirnya berlanjut ke jenjang pernikahan.

Warisan di Industri Musik
Sepanjang kariernya, Vidi Aldiano telah menghasilkan berbagai album dan lagu yang dikenal luas oleh penggemar musik Indonesia. Ia juga terlibat dalam berbagai proyek hiburan, baik di televisi maupun platform digital.

Perjalanan hidup dan kariernya menunjukkan konsistensi sebagai musisi yang terus berkarya sekaligus figur publik yang terbuka mengenai pengalaman hidupnya, termasuk saat menghadapi tantangan kesehatan yang berat.

Selamat jalan Vidi Aldiano. Karya dan kenanganmu akan selalu hidup di kancah musik Indonesia. (rby)

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri