IMG-20251124-WA0035 Viralterkini.id, Jakarta – Tanpa identitas organisasi yang jelas, mereka berdiri bergerombol sambil membentangkan spanduk bernada provokatif dan melontarkan seruan yang menyudutkan PT WKM di Gerbang kantor pusat PT WKM di Jl. Imam Bonjol No. 72, Jakarta Pusat pada Senin (24/11) langsung diusir oleh warga.
Beberapa di antaranya tampak menutup wajah dengan masker dan kacamata gelap.
Kerumunan tersebut datang menggunakan beberapa angkutan kota mengunakan masker dan kacamata gelap. Dari informasi yang dihimpun di lokasi, massa ini diduga bukan warga yang memiliki kepentingan langsung atas persoalan yang tengah dihadapi PT WKM, melainkan kelompok yang sengaja digerakkan oleh pihak tertentu.
Nama Amry muncul sebagai koordinator aksi. Ia diketahui merupakan warga Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku. Secara geografis maupun kepentingan, Amry tidak berkaitan dengan sengketa tambang ilegal antara PT WKM dan PT Position di Halmahera Timur, Maluku Utara, yang kini sedang berproses.
Sejumlah orang yang ikut berorasi di depan kantor PT WKM mengaku direkrut secara mendadak di kawasan Johar Baru, Karang Anyar, dan wilayah Bekasi.
“Mereka hanya dijanjikan uang transport,” tutur seorang anggota petugas keamanan di sekitar lokasi yang menolak namanya dipublikasikan.
Di sisi lain, Amry tidak menampik bahwa dirinya hanya menjalankan pesanan. Ia mengaku dihubungi dan dibiayai oleh seorang warga Maluku Utara yang tinggal di Jakarta.
“Yang order beta par demo namanya Abang R,” ucapnya, menyebut sosok yang memberinya dana untuk menggalang massa tanpa menjelaskan lebih jauh.

Amry mengatakan bahwa dirinya menerima sejumlah uang untuk mengumpulkan orang dan mengarahkan mereka melakukan aksi di Kantor Pusat PT WKM.
Unjuk rasa itu sendiri berlangsung sangat singkat, sekitar 10 menit. Setelah sekelompok warga yang berada di sekitar lokasi mendekat dan mempertanyakan aksi tersebut, massa perlahan mundur, namun sempat terjadi ketegangan fisik.
Sebagai tambahan, Amry juga pernah terlihat memimpin kelompok orang tak dikenal dalam aksi serupa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu, 8 Oktober lalu, ketika sidang sengketa lahan tambang antara PT WKM dan PT Position digelar. (ma)
Tidak ada komentar