x Pulau Seribu Asri

Maskapai Dunia Batalkan Penerbangan ke Timur Tengah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 20:41 31 Arthur

Viralterkini.id – Puluhan maskapai internasional menghentikan, menunda, dan mengalihkan rute penerbangan di kawasan Timur Tengah, pada Sabtu (28/2/2026), setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi ke target di Iran. Eskalasi tersebut langsung mengacaukan lalu lintas udara regional.

Data layanan pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan ruang udara di atas Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain hampir kosong sepanjang hari. Kondisi ini terjadi karena maskapai menghindari wilayah yang dinilai berisiko tinggi akibat aktivitas militer.

Badan keselamatan penerbangan Uni Eropa, European Union Aviation Safety Agency, mengimbau seluruh operator penerbangan untuk tidak melintasi wilayah udara yang terdampak konflik demi menjaga keselamatan penerbangan sipil.

Daftar Maskapai yang Mengubah Operasi

Sejumlah maskapai langsung mengumumkan perubahan jadwal dan rute penerbangan:

  • Aegean Airlines menghentikan penerbangan menuju Tel Aviv, Beirut, dan Erbil hingga 2 Maret.
  • Air France dan KLM membatalkan penerbangan dari dan ke Tel Aviv serta Beirut. KLM bahkan mempercepat penghentian rute Amsterdam–Tel Aviv.
  • Maskapai lain seperti British Airways, Lufthansa, Emirates, Iberia Express, ITA Airways, Turkish Airlines, Qatar Airways, Japan Airlines, Scandinavian Airlines, Virgin Atlantic, LOT Polish Airlines, Norwegian Air, dan Wizz Air juga menyesuaikan jadwal akibat pembatasan ruang udara.

Lufthansa mengumumkan penghentian sementara sejumlah rute regional setidaknya hingga 7 Maret. Maskapai lain memilih memutar jalur penerbangan menjauhi wilayah Timur Tengah dan mengalihkan rute ke Eropa Timur maupun Asia Tengah.

Alasan Pembatalan dan Dampak bagi Penumpang

Maskapai menyebut faktor keselamatan sebagai alasan utama perubahan jadwal. Mereka mengikuti peringatan pemerintah dan otoritas penerbangan internasional terkait potensi bahaya rudal, aktivitas militer, serta sistem pertahanan udara di kawasan konflik.

Akibat kebijakan tersebut, ribuan penumpang mengalami pembatalan penerbangan dan keterlambatan perjalanan lintas benua. Maskapai meminta penumpang memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

Gangguan penerbangan ini menambah dampak ekonomi dari konflik regional, karena pesawat harus menempuh rute lebih panjang dan menambah biaya operasional. Hingga kini, belum ada kepastian kapan kondisi ruang udara Timur Tengah dapat kembali normal. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

12 hours ago
12 hours ago
13 hours ago
18 hours ago
18 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri