x Pulau Seribu Asri

Lampu Stadion Padam, Citra Piala Presiden 2025 Dipertaruhkan

waktu baca 3 menit
Kamis, 10 Jul 2025 21:41 157 Agung

Viralterkini.id, Jakarta– Insiden teknis memalukan terjadi dalam gelaran Piala Presiden 2025 yang digadang-gadang sebagai ajang pemanasan kompetisi Liga 1.

Laga antara Arema FC menghadapi klub asal Inggris, Oxford United, yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (10/7/2025), harus terhenti pada menit ketiga akibat padamnya lampu stadion.

Pertandingan baru berjalan tiga menit saat seluruh lampu penerangan utama stadion tiba-tiba mati total.

Akibatnya, wasit memutuskan menghentikan jalannya laga demi keselamatan pemain dan ofisial.

Seluruh pemain dari kedua tim pun diarahkan menepi ke sisi lapangan sambil menanti situasi membaik.

Panitia pertandingan bersama operator stadion langsung bergerak cepat untuk mengatasi kendala teknis tersebut.

Namun hingga 20 menit setelah kejadian, lampu belum sepenuhnya kembali menyala, dan belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara terkait penyebab gangguan listrik yang terjadi.

Padamnya lampu stadion ini pun menjadi sorotan tajam, mengingat pertandingan ini merupakan bagian dari rangkaian Piala Presiden 2025 yang menghadirkan dua tim luar negeri, yakni Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand.

Turnamen ini seharusnya menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan event sepak bola berskala internasional dan menjadi ajang unjuk gigi klub-klub lokal dalam menyambut musim baru Liga 1.

Namun, insiden tersebut justru memunculkan keraguan atas kesiapan teknis dan manajemen pertandingan di level nasional, terlebih saat Indonesia tengah mengupayakan peningkatan reputasi di mata dunia internasional.

Sejumlah penonton yang telah hadir di stadion tampak kecewa dengan kondisi yang terjadi. Beberapa di antaranya bahkan meninggalkan stadion setelah menunggu cukup lama tanpa informasi lanjutan yang jelas.

Pengelola stadion Si Jalak Harupat, yang menjadi venue utama turnamen ini, juga belum memberikan klarifikasi apakah padamnya lampu diakibatkan oleh kerusakan teknis, pemadaman mendadak dari pihak PLN, atau kendala lain yang bersifat internal. Hal ini menambah kebingungan di tengah berlangsungnya turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Piala Presiden 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua pekan dengan format mini turnamen, melibatkan beberapa klub Liga 1 dan dua undangan internasional.

Kehadiran tim-tim luar negeri seperti Oxford United dan Port FC sebelumnya diapresiasi sebagai langkah positif dalam mendongkrak kualitas dan daya saing sepak bola Indonesia.

Namun, insiden padamnya lampu pada laga antara Arema FC dan Oxford United kini menjadi pukulan tersendiri.

Selain mencoreng citra profesionalisme panitia pelaksana, peristiwa ini juga menciptakan preseden buruk dalam hal kesiapan infrastruktur pertandingan.

Publik pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di pertandingan berikutnya.

Evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan teknis stadion, perencanaan cadangan, serta koordinasi dengan penyedia listrik perlu dilakukan segera.

Turnamen seperti Piala Presiden seharusnya menjadi ajang untuk menunjukkan kemajuan, bukan justru mengulang kesalahan elementer seperti ini.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta PSSI diharapkan ikut turun tangan mengevaluasi pelaksanaan turnamen dan memastikan standar minimal kelayakan infrastruktur terpenuhi di setiap laga.

Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik serta reputasi sepak bola nasional di mata dunia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

11 hours ago
12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
13 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!