x Pulau Seribu Asri

Ketua IM57 + Institute: OTT Pajak dan Bea Cukai Bukti Korupsi Sistemik di Sektor Penerimaan Negara

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Feb 2026 02:23 9 Arthur

Viralterkini.id – Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyoroti dua operasi tangkap tangan (OTT) terbaru yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum di sektor pajak dan bea cukai.

Ia menilai peristiwa tersebut mencerminkan persoalan serius yang sudah mengakar dalam sistem penerimaan negara.

Sebagai mantan penyidik KPK, Lakso mengingatkan bahwa praktik kecurangan tidak bisa lagi dilihat semata sebagai ulah individu.

Menurutnya, kasus yang berulang di dua institusi strategis menunjukkan adanya masalah struktural yang belum terselesaikan.

“Ini sudah berkali-kali terjadi. OTT kembali menyasar dua sumber utama pemasukan negara, yakni pajak dan bea cukai,” kata Lakso dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).

Ia memetakan adanya potensi kebocoran besar pada pendapatan negara yang melibatkan pihak-pihak dengan posisi penting. Situasi ini dinilai kontras dengan pernyataan Presiden yang kerap menyinggung isu kebocoran dalam berbagai pidato kenegaraan, namun belum diikuti perubahan nyata di lapangan.

“Isu kebocoran selalu disampaikan Presiden dalam forum resmi, tetapi realitas di lapangan justru menunjukkan masalah itu masih berulang,” ujarnya.

Lakso menyimpulkan bahwa kondisi tersebut menandakan korupsi telah berkembang menjadi praktik yang sistemik.

Ia menegaskan persoalan ini tidak lagi sekadar soal moral individu, melainkan berkaitan dengan jaringan korupsi yang terstruktur dan sulit diberantas.

“Ini bukan sekadar perilaku personal, melainkan sudah mengarah pada sindikasi korupsi yang mengakar. Hal ini harus menjadi perhatian serius dalam agenda pembenahan ke depan,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap sejumlah pegawai di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin serta di lingkungan Bea Cukai wilayah Lampung–Jakarta.

Kedua operasi itu dilakukan pada hari yang sama meskipun menangani perkara yang berbeda.

Saat ini, KPK masih menggelar ekspose perkara untuk menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan menentukan tersangka dalam masing-masing kasus tersebut. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

19 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!