x Pulau Seribu Asri

Israel Tutup Sekolah Setelah Iran Luncurkan Rudal Balasan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 20:53 34 Arthur

Viralterkini.id – Sabtu (28/2/2026), pemerintah Israel menutup seluruh sekolah dan melarang kegiatan yang melibatkan kerumunan massa setelah Iran meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel.

Kebijakan darurat ini muncul setelah Israel dan Amerika Serikat menyerang sejumlah target militer di Iran. Serangan tersebut memicu eskalasi konflik dan meningkatkan risiko serangan lanjutan.

Menteri Pertahanan Israel memerintahkan warga agar mengikuti protokol darurat dan tetap berada dekat tempat perlindungan.

Sekolah dan Tempat Kerja Non-Esensial Ditutup

Komando Pertahanan Sipil Israel menghentikan seluruh kegiatan pendidikan dan menutup tempat kerja non-esensial. Pemerintah juga membatalkan acara publik, termasuk kegiatan olahraga dan hiburan.

Polisi meminta warga membatasi perjalanan dan memberi jalan bagi kendaraan darurat. Otoritas memperkuat pengamanan di fasilitas vital seperti bandara, pembangkit listrik, dan pusat komunikasi.

Sirene Peringatan Berbunyi di Berbagai Kota

Sirene serangan udara berbunyi ketika sistem radar Israel mendeteksi peluncuran rudal dari Iran. Sistem pertahanan udara mencegat sebagian besar rudal di udara.

Di Tel Aviv, warga berlindung di bunker dan ruang perlindungan bawah tanah. Toko-toko kebutuhan pokok dipenuhi warga yang membeli makanan dan air minum.

Di Jerusalem, masyarakat menarik uang tunai dari ATM dan membeli persediaan darurat. Ledakan dari rudal yang dicegat terdengar di langit kota.

Rumah Sakit Pindahkan Pasien ke Area Aman

Manajemen Sheba Medical Center memindahkan pasien ke fasilitas bawah tanah. Tim medis menyiapkan ruang darurat untuk menghadapi kemungkinan korban luka.

Staf rumah sakit bekerja dalam status siaga penuh. Mereka memastikan semua peralatan medis tetap berfungsi.

Israel Tutup Ruang Udara

Pemerintah Israel menutup ruang udara nasional untuk penerbangan sipil. Namun, perbatasan darat menuju Mesir dan Yordania tetap beroperasi dengan pengawasan ketat.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem menginstruksikan stafnya untuk tetap berada di tempat perlindungan. Pemerintah AS sebelumnya menyarankan warganya agar mempertimbangkan meninggalkan Israel secara sukarela.

Militer Panggil Puluhan Ribu Tentara Cadangan

Militer Israel memanggil puluhan ribu tentara cadangan untuk memperkuat pertahanan nasional. Pasukan tersebut menjaga perbatasan dan membantu sistem pertahanan udara.

Komando militer menyatakan bahwa Israel siap menghadapi kemungkinan serangan tambahan dari Iran atau sekutunya di kawasan.

Latar Belakang Ketegangan

Iran meluncurkan rudal sebagai balasan atas serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap target strategis di wilayah Iran. Konflik kedua negara telah berlangsung lama dan sempat memanas dalam perang udara tahun sebelumnya.

Konflik itu menewaskan ratusan orang di kedua pihak dan meningkatkan kekhawatiran dunia internasional tentang perang regional yang lebih luas.

Pemerintah Imbau Warga Tetap Tenang

Pemerintah Israel meminta warga tetap tenang dan mengikuti instruksi keamanan. Otoritas juga melarang penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan sistem pertahanan negara bekerja secara optimal. Hingga Sabtu malam, pemerintah belum melaporkan korban jiwa. Petugas masih menghitung dampak kerusakan akibat serangan rudal. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
18 hours ago
18 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri