x Pulau Seribu Asri

IRGC Klaim Serang Kapal Tanker AS di Teluk Persia, Iran Tegaskan Protokol Khusus di Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Mar 2026 11:55 26 Rainy Bintang

Viralterkini.id – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menyerang sebuah kapal tanker minyak milik Amerika Serikat di wilayah utara Teluk Persia menggunakan rudal.

Mengutip laporan kantor berita Iran Tasnim News Agency, serangan tersebut dilakukan oleh personel Angkatan Laut IRGC pada Kamis pagi (5/3/2026). Serangan rudal itu disebut menyebabkan kapal tanker tersebut terbakar hebat.

IRGC menyatakan sebelumnya telah memperingatkan bahwa selama masa perang, hak navigasi di Selat Hormuz berada di bawah kendali Iran sesuai dengan hukum dan peraturan internasional.

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa kapal militer maupun komersial milik Amerika Serikat, Israel, negara-negara Eropa, serta pihak yang mendukung mereka tidak akan diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Bahkan, IRGC memperingatkan bahwa setiap kapal dari Amerika Serikat, Israel, atau negara Eropa yang terdeteksi melintas di Selat Hormuz akan menjadi target serangan.

Sebaliknya, Iran menyatakan hanya akan mengizinkan kapal tanker dari China, Pakistan, dan Rusia untuk melintasi jalur pelayaran strategis tersebut.

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Ditutup
Di sisi lain, pemerintah Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup bagi lalu lintas kapal internasional.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan Iran hanya menerapkan protokol lalu lintas khusus selama masa perang sebagai bagian dari pengamanan wilayah.

“Selat Hormuz tidak ditutup. Selat Hormuz tetap terbuka dan kami hanya sebagai pihak yang menyelenggarakan keamanan di selat ini, hanya memberlakukan protokol lalu lintas yang khusus untuk saat-saat perang,” ujar Boroujerdi pada Kamis (5/3).

Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang mematuhi protokol tersebut tetap dapat melintasi Selat Hormuz tanpa hambatan.

“Pihak-pihak yang memang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz,” tambahnya.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional. Sebagian besar distribusi minyak global dari kawasan Timur Tengah melewati jalur sempit ini sehingga setiap ketegangan di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas energi dunia. (rby)

INSTAGRAM

2 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri