PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), berkomitmen melalui peresmian Water Treatment Plant (WTP) Lelilef. Foto : IWIP Viralterkini.id, WEDA – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), sebagai pemain kunci industri strategis nasional, kembali mempertegas komitmennya melalui peresmian Water Treatment Plant (WTP) Lelilef. Langkah besar ini merupakan implementasi nyata pilar ESG (Environmental, Social, and Governance) yang mengintegrasikan pertumbuhan industri dengan kesejahteraan sosial di Halmahera Tengah.
Proyek vital ini menjadi manifestasi kapasitas besar IWIP dalam menghadirkan solusi infrastruktur berskala masif bagi publik. Dibangun dengan standar teknologi industri terkini, WTP Lelilef memiliki kemampuan debit mencapai 600.000 liter per jam, yang menjamin ketersediaan pasokan air bersih bagi ribuan warga secara berkelanjutan.
Dalam skala operasional penuh, fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10,2 juta liter air bersih setiap harinya. Output masif ini dialokasikan secara strategis untuk memenuhi kebutuhan domestik di dua wilayah utama, yakni Desa Lelilef Sawai dan Desa Lelilef Waibulan, guna meningkatkan standar sanitasi masyarakat.
Mewakili manajemen IWIP, Lukman Hakim menjelaskan bahwa pembangunan WTP ini adalah prioritas utama dalam peta jalan tanggung jawab sosial korporasi. Ia menekankan bahwa kemajuan industri harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas hidup komunitas lokal melalui penyediaan fasilitas dasar yang andal.
“Kehadiran WTP ini adalah upaya korporasi memperluas akses air bersih secara terukur. Namun, aspek keberlanjutan tetap menjadi kunci melalui kolaborasi dalam pengelolaan infrastruktur agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Lukman dalam keterangan resminya.
Langkah transformatif ini mendapat apresiasi dari Faisal Moh. Djamil, Kepala Desa Lelilef Waibulan, yang menilai IWIP sebagai mitra strategis yang kredibel. Ia menyebut realisasi WTP ini sebagai bukti nyata bahwa perusahaan memegang teguh komitmennya dalam memenuhi hak dasar warga di lingkar industri.
“Hari ini kami melihat komitmen IWIP yang ditepati. Air bersih kembali dihadirkan untuk masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan publik,” ungkap Faisal memberikan testimoni atas kepekaan sosial korporasi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Lelilef Sawai, Frileks Arbaben, menyoroti pentingnya akselerasi sinergi pada tahap distribusi hilir. Ia mendorong percepatan jaringan pipa agar kepekaan sosial yang ditunjukkan IWIP dapat segera dirasakan hingga ke seluruh kran rumah tangga warga secara inklusif.
“Kami berharap yang dilihat bukan hanya peresmian hari ini, tetapi juga percepatan distribusi hingga menjangkau warga. Keberlanjutan program ini sangat memerlukan dukungan kolaborasi antara IWIP dan pemerintah daerah,” tegas Frileks memberikan catatan strategis.
Secara makro, inisiatif ini membuktikan kedalaman strategi IWIP dalam menjaga social license to operate melalui investasi sosial berskala besar. Perusahaan tidak hanya berfokus pada keunggulan nikel, tetapi juga memposisikan diri sebagai pilar stabilitas dan motor penggerak pembangunan di Maluku Utara. (Dano)
Tidak ada komentar