x Pulau Seribu Asri

Insiden Pesawat di Papua, Pemerintah Tutup Sementara 11 Bandara

waktu baca 3 menit
Rabu, 18 Feb 2026 10:28 26 Arthur

Viralterkini.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mengalihkan fokus kebijakan pada penguatan aspek keamanan penerbangan perintis di wilayah Papua.

Langkah ini diambil menyusul insiden penyerangan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation yang terjadi di rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu pada 11 Februari 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa penerbangan perintis memiliki peran strategis dalam menjaga konektivitas masyarakat Papua, khususnya untuk layanan kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, dan mobilitas dasar di wilayah terpencil.

“Penerbangan perintis adalah tulang punggung akses masyarakat Papua. Karena itu, keselamatannya tidak bisa ditawar dan harus menjadi perhatian utama,” ujar Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (17/2/2026).

Tiga Penegasan untuk Operator

Menanggapi peristiwa yang menimpa armada Smart Cakrawala Aviation, Ditjen Hubud menyampaikan tiga kebijakan penting kepada para operator penerbangan perintis, yakni:

  1. Operator tidak dikenai sanksi apabila memilih menghentikan sementara layanan akibat gangguan keamanan.
  2. Penerbangan masih dapat dilakukan sepanjang kondisi keamanan bandara tujuan telah dinyatakan aman.
  3. Operator diberikan kewenangan penuh untuk menilai tingkat risiko dan mengambil keputusan operasional demi keselamatan kru dan penumpang.

Penutupan Sementara Sejumlah Bandara

Sebagai langkah pencegahan, Ditjen Hubud memutuskan menghentikan sementara operasional penerbangan di 11 titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Lokasi tersebut meliputi:

  • Satpel Koroway Batu
  • Bandara Bomakia
  • Satpel Yaniruma
  • Satpel Manggelum
  • Lapter Kapiraya
  • Lapter Iwur
  • Lapter Faowi
  • Lapter Dagai
  • Lapter Aboy
  • Lapter Teraplu
  • Lapter Beoga

Menurut Lukman, seluruh bandara tersebut baru akan kembali beroperasi setelah mendapat jaminan pengamanan dari aparat TNI/Polri dan dinyatakan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Bandara Rawan yang Masih Beroperasi

Selain itu, terdapat lima bandara yang tetap beroperasi meskipun masuk kategori rawan karena berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan, yaitu:

  • Bandara Kiwirok
  • Bandara Moanamani
  • Satpel Sinak (Ilaga)
  • Satpel Agandugume (Ilaga)
  • Bandara Illu

Aktivitas penerbangan di wilayah tersebut terus dipantau secara intensif sesuai dinamika kondisi lapangan.

Langkah Strategis Pascainsiden

Pasca peristiwa penembakan, Ditjen Hubud merancang sejumlah langkah taktis, antara lain:

  • Mengajukan permohonan resmi kepada TNI/Polri untuk memperkuat pengamanan di titik-titik tertentu.
  • Menginstruksikan koordinator wilayah penerbangan perintis agar meningkatkan koordinasi dengan aparat setempat.
  • Memasukkan faktor gangguan keamanan dalam evaluasi keselamatan tahunan di Papua.
  • Meninjau ulang kontrak angkutan udara perintis, khususnya klausul keadaan darurat (force majeure) terkait risiko keamanan.

Selain itu, Ditjen Hubud juga melakukan pemetaan risiko setiap bandara, menyusun SOP khusus bagi kru di wilayah rawan, serta bekerja sama dengan Kemenko Polkam dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden tersebut sesuai ketentuan penerbangan sipil.

Ke depan, pemerintah juga akan mendorong penguatan dasar hukum penghentian sementara operasional penerbangan jika kondisi keamanan tidak terpenuhi, termasuk melalui penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Belasungkawa dan Komitmen Keselamatan

Lukman menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas tertinggi. Sinergi lintas instansi akan terus diperkuat agar layanan udara di Papua dapat berjalan dengan standar keamanan maksimal.

Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya pilot dan kopilot PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation.

“Peristiwa ini menjadi pengingat betapa besar risiko yang dihadapi para insan penerbangan yang bertugas di Papua. Mereka adalah pahlawan transportasi yang sesungguhnya,” tutupnya. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago
20 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!