Viralterkini.id, Jakarta — Indonesia memastikan satu wakil di babak final tunggal putri Pusaka International Junior Championships 2025 setelah dua petenis muda Tanah Air, Anjali Kirana Junarto dan Abigail Elham, berhasil melaju ke babak semifinal dan akan saling berhadapan.
Turnamen bertajuk resmi ITF World Tennis Tour Junior level J60 ini digelar di lapangan keras The Sultan Hotel & Residence Jakarta.
Pada babak perempat final yang berlangsung Jumat (4/7/2025), Anjali Kirana Junarto (17) menorehkan kejutan besar dengan menumbangkan unggulan teratas asal Jepang, Aoi Watanabe.
Anjali, yang berperingkat 391 dunia junior, tampil tanpa gentar menghadapi Watanabe yang menempati peringkat 215 ITF.
Lewat pertarungan sengit selama tiga set, Anjali akhirnya menang 6-3, 5-7, 6-4 dan berhak melaju ke empat besar.
Tidak kalah impresif, Abigail Elham (17) juga menunjukkan performa luar biasa saat menghadapi petenis unggulan ketiga asal China, Chen Yuhan.
Abigail sempat kehilangan set pertama lewat tie-break 6-7(6), tetapi mampu bangkit di dua set berikutnya dan menang 6-1, 6-2.
Dengan demikian, Abigail menyusul Anjali ke babak semifinal sekaligus memastikan bahwa satu tempat final akan diamankan wakil Indonesia.
Pertemuan Anjali dan Abigail di semifinal ini menjadi ulangan dari duel mereka di babak ketiga turnamen yang sama tahun lalu di venue serupa. Saat itu, Anjali berhasil mengatasi Abigail dalam dua set langsung, 6-1, 6-1.
Kedua petenis muda ini memang sama-sama dibina di Sportama Tennis Institute Jakarta dan dikenal bertumbuh bersama di berbagai turnamen junior.
Direktur Turnamen Pusaka International Junior Championships, Susan Soebakti, menyambut gembira prestasi para petenis muda Indonesia tersebut. “Sangat menarik untuk menyimak partai semifinal antar kedua petenis Indonesia yang tumbuh bersama ini.
Yang paling membahagiakan adalah siapapun pemenangnya, baik Anjali maupun Abigail, mereka sudah memastikan satu tempat wakil tuan rumah di babak final ITF J60 Pusaka Indonesia,” ujar Susan dengan penuh antusias.
Di sektor ganda putri, peluang Indonesia untuk meraih gelar juga terbuka lebar. Pasangan tuan rumah non-unggulan Joanne Lynn Hartono / Gwen Emily Kurniawan berhasil menembus babak final dan akan berhadapan dengan pasangan unggulan kedua, Abigail Elham (Indonesia) yang berpasangan dengan Yeseo Park dari Korea Selatan.
Final ganda putri ini akan digelar Sabtu (5/7) bersamaan dengan semifinal tunggal putri.
Sementara itu di nomor putra, langkah dua andalan Indonesia, Michal Ihsan Wicaksana dan M. Akmal Junaini, terhenti di babak perempat final tunggal.
Michal yang menjadi unggulan kelima tidak berhasil mengatasi perlawanan petenis Taiwan, sementara Akmal juga harus mengakui keunggulan lawannya dalam laga ketat tiga set.
Namun, harapan Indonesia di sektor ganda putra masih terjaga. Duet Michal Ihsan Wicaksana / M. Akmal Junaini mampu melaju ke babak final setelah menyingkirkan pasangan unggulan ketiga pada babak semifinal.
Di partai puncak, Michal/Akmal akan menghadapi pasangan unggulan pertama asal Taiwan, Lun Hao-Yu / Yen-Chun Wang, Sabtu (5/7).
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat performa stabil pasangan Indonesia sepanjang turnamen.
Turnamen ITF J60 Pusaka Indonesia sendiri menjadi salah satu agenda penting dalam kalender junior tenis internasional.
Ajang ini memberikan kesempatan bagi petenis muda untuk mengumpulkan poin peringkat ITF Junior sekaligus mengasah mental dan pengalaman bertanding di level internasional.
Selain itu, kehadiran petenis asing dari negara-negara kuat seperti Jepang, China, dan Korea Selatan turut menambah kualitas kompetisi yang berlangsung sejak awal pekan lalu.
Atmosfer kompetisi di The Sultan Hotel & Residence Jakarta pun terasa semakin semarak dengan dukungan penonton tuan rumah yang memadati tribun.
Kehadiran para keluarga atlet, rekan-rekan klub, serta pecinta tenis di Tanah Air diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Anjali, Abigail, maupun pasangan ganda Indonesia dalam upaya meraih gelar juara di ajang prestisius ini.
Selain menjadi ajang adu gengsi, turnamen ini juga menjadi etalase pembinaan tenis junior Indonesia yang terus berkembang.
Anjali, Abigail, Joanne, hingga Michal dan Akmal adalah bagian dari generasi penerus tenis nasional yang diharapkan kelak mampu bersaing di level profesional dunia.
Partai semifinal tunggal putri akan digelar Sabtu siang, disusul dengan babak final sektor ganda putra dan ganda putri di sore hari.
Penyelenggara berharap seluruh pertandingan berjalan lancar dan sportif, sekaligus menjadi pembuktian kualitas para petenis muda Indonesia yang tak kalah bersaing di pentas internasional.
Tidak ada komentar