x Pulau Seribu Asri

I.League Gelar Evaluasi Paruh Musim EPA Super League 2025/26 Bersama Klub Akademi

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 15:38 62 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta — Divisi Football Academy I.League menggelar meeting evaluasi paruh musim EPA (Elite Pro Academy) Super League 2025/26 bersama perwakilan direktur akademi dari 19 klub peserta. Pertemuan ini menjadi wadah untuk merekap jalannya kompetisi sejauh ini sekaligus menghimpun masukan menjelang bergulirnya paruh kedua musim.

EPA Super League merupakan kompetisi pembinaan usia muda yang mempertandingkan kategori U-16, U-18, dan U-20. Kompetisi ini menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan talenta muda sepak bola Indonesia. Musim 2025/26 sendiri resmi dimulai pada 11 Oktober 2025 dan diikuti oleh seluruh klub peserta dengan format liga yang kompetitif.

Dalam pertemuan tersebut, Divisi Football Academy I.League memaparkan hasil evaluasi paruh musim yang mencakup capaian teknis, praktik-praktik baik yang telah berjalan, serta berbagai tantangan yang dihadapi klub akademi selama kompetisi dan proses pembinaan berlangsung.

Manajer Football Academy I.League, Guntur Cahyo Utomo, menilai pelaksanaan kompetisi sejauh ini berjalan positif. Namun demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk menjaga kualitas penyelenggaraan.

“Setengah musim EPA Super League 2025/26 telah berlangsung dengan baik dan kompetitif, meskipun evaluasi terus dilakukan agar kualitas kompetisi, terutama di paruh kedua musim, semakin meningkat dan tetap sejalan dengan semangat pengembangan usia muda,” ujarnya.

Forum evaluasi ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka bagi klub peserta untuk menyampaikan pandangan dan masukan terkait dinamika kompetisi hingga pertengahan musim, termasuk perkembangan performa di masing-masing kelompok usia. Direktur Akademi Persebaya, Janu Ramadhanis, menyampaikan bahwa intensitas kompetisi sudah berjalan baik dan patut dipertahankan, dengan catatan tidak ditemukan kendala substansial selama musim berlangsung.

Sementara itu, Direktur Akademi Persija, Ricky Nelson, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan kompetisi pada putaran kedua. Menurutnya, aspek venue pertandingan dan tingkat kompetitif perlu terus ditingkatkan agar EPA Super League semakin optimal dalam mendukung proses pembinaan pemain muda.

Pandangan serupa juga disampaikan Direktur Akademi Persis Solo, Rasiman. Ia menilai musim ini diawali dengan baik, terlebih adanya studi banding ke Spanyol yang memberikan gambaran mengenai kompetisi akademi di negara lain.

“Musim ini diawali dengan baik, adanya studi banding ke Spanyol membuat kita lebih mengenal kompetisi di level akademi di negara lain. Harapannya, dari EPA Super League 2025/26 lebih banyak mencetak pemain muda dengan prestasi gemilang,” katanya.

Secara keseluruhan, pertemuan evaluasi paruh musim ini mencerminkan komitmen bersama antara I.League dan klub-klub akademi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pemain muda melalui kompetisi yang dikelola secara profesional. Dengan komunikasi yang intensif serta evaluasi berkelanjutan, EPA Super League diharapkan dapat terus berkembang sebagai fondasi penting bagi masa depan sepak bola usia muda Indonesia. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

11 hours ago
12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
13 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!