x Pulau Seribu Asri

Herdman: Bawa Keluarga untuk Menyatu dengan Sepak Bola Indonesia

waktu baca 4 menit
Selasa, 13 Jan 2026 17:16 98 Agung

Viralterkini.id, Jakarta — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan alasan pribadi sekaligus profesional di balik keputusannya membawa istri dan anak-anaknya ke Indonesia.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upayanya mendalami budaya dan karakter masyarakat Indonesia agar dapat diterjemahkan ke dalam identitas permainan skuad Garuda ke depan.

John Herdman resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia oleh PSSI dalam acara yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Perkenalan ini menandai awal tugas resminya setelah sebelumnya diumumkan sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026.

Acara perkenalan tersebut dihadiri sejumlah petinggi PSSI, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum I Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum II Ratu Tisha, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, serta jajaran anggota Komite Eksekutif PSSI.

Kehadiran para pengurus ini menegaskan dukungan penuh federasi terhadap proyek jangka menengah dan panjang yang akan dijalankan Herdman.

Dalam kesempatan itu, pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut berbicara panjang lebar mengenai motivasinya menerima tawaran melatih Timnas Indonesia.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa memilih datang bersama keluarganya, yakni sang istri, Clare Herdman, serta dua anak mereka, Lily dan Jay.

“Saya senang datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini adalah negara dengan kultur baru dan gaya sepak bola yang baru,” ujar John Herdman kepada awak media.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Timnas Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Kanada itu mengaku ketertarikannya terhadap Indonesia muncul sejak pertama kali melihat peluang melatih skuad Garuda.

Menurutnya, Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan sudah saatnya naik kelas di level internasional.

“Ketika saya pertama kali melihat peluang di Indonesia, saya tertarik karena saya melihat orang-orang di sini layak untuk membawa timnasnya naik ke level berikutnya,” kata Herdman.

Ia menilai materi pemain, termasuk Jay Idzes dan rekan-rekannya, memiliki modal yang kuat untuk bersaing jika ditangani dengan pendekatan yang tepat.

Herdman juga menyebut Indonesia memiliki kemiripan dengan lingkungan tempat ia dibesarkan di Newcastle, Inggris.

Faktor tersebut membuatnya merasa lebih tertantang dan nyaman untuk memulai proyek baru bersama Timnas Indonesia.

Pengalaman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 menjadi salah satu bekal penting yang ingin ia terapkan di Indonesia.

“Menangani Timnas Indonesia adalah sebuah tantangan besar, dan saya menyukai tantangan. Dari apa yang saya lihat, proyek ini sangat tepat untuk saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme suporter dan semangat pemain menjadi daya tarik tersendiri.
Terkait program kerja, Herdman menegaskan dirinya datang bukan hanya untuk melatih secara teknis.

Ia ingin memahami budaya, nilai sosial, serta karakter masyarakat Indonesia agar filosofi tersebut dapat terintegrasi ke dalam tim.

Karena alasan itulah ia memilih membawa keluarganya tinggal bersama di Indonesia, seperti yang pernah ia lakukan saat melatih di negara lain.

“Hal pertama yang ingin saya lakukan adalah mengenali kebudayaan. Di sini kulturnya berbeda, gaya sepak bolanya berbeda, dan kehidupan sosialnya juga berbeda,” jelas Herdman.

Ia percaya pemahaman budaya merupakan fondasi penting untuk membangun hubungan yang kuat antara tim nasional dan para pendukungnya.

Selain keluarganya, Herdman juga datang bersama asisten pelatihnya, Cesar Meylan, yang dikenal sebagai pelatih fisik andal dan telah lama bekerja bersamanya.

Kehadiran Meylan diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi fisik pemain Timnas Indonesia secara menyeluruh.

Herdman mengaku memiliki pengalaman serupa ketika menangani tim nasional Selandia Baru dan Kanada.

Di Selandia Baru, ia mempelajari budaya Maori dan mencoba mengintegrasikannya ke dalam identitas tim.

Sementara di Kanada, ia menghadapi tantangan menyatukan beragam latar belakang ras dan budaya dalam satu tim nasional.

“Saya sudah bepergian ke beberapa negara bersama keluarga dan staf untuk mempelajari sepak bola dan masyarakatnya. Itu adalah titik awal bagi saya untuk menghubungkan para penggemar dengan tim nasional mereka sendiri,” ungkap Herdman.

Sebagai informasi, John Herdman tidak hanya akan menukangi Timnas Indonesia senior. Ia juga dipercaya menangani Timnas U-23 Indonesia, dengan target dan fokus yang berbeda di setiap ajang.

PSSI berharap pengalaman dan pendekatan menyeluruh Herdman mampu membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!