Mengusung konsep ramah keluarga dan bebas asap rokok, Gowadra menghadirkan pengalaman bermain biliar yang bisa dinikmati lintas usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. (Foto: Ist). Viralterkini.id, Jakarta – Upaya menghapus stigma negatif olahraga biliar terus dilakukan. Salah satunya melalui kehadiran Gowadra Billiard PIK 2, arena biliar berkonsep keluarga yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan lingkungan bebas asap rokok.
Gowadra menghadirkan pengalaman bermain biliar yang bisa dinikmati lintas usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.
Berlokasi di Jl. Thamrin Boulevard, PIK 2, Gowadra Billiard resmi beroperasi sejak Oktober 2025.
Kehadirannya langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pecinta biliar yang menginginkan tempat bermain nyaman, aman, dan jauh dari kesan eksklusif dunia malam.
Konsep bebas asap rokok menjadi salah satu pembeda utama Gowadra Billiard. Dengan lingkungan yang lebih sehat, aktivitas bermain biliar tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu. Anak-anak pun dapat ikut bermain tanpa kekhawatiran orang tua.
Founder & Vision Driver of Gowadra, Yovita Lesmana, mengatakan bahwa Gowadra lahir dari keinginan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga biliar.
Menurutnya, biliar adalah cabang olahraga yang bisa dimainkan siapa saja dan berpotensi melahirkan atlet-atlet masa depan.
“Dulu main biliar sering dianggap negatif. Karena itu kami ingin menghadirkan tempat biliar yang ramah keluarga. Rentang usia pemain biliar itu luas, dari anak usia lima tahun sampai orang dewasa usia 80 tahun,” ujar Yovita.
Yovita menilai, semakin dini anak-anak dikenalkan pada biliar dalam lingkungan yang positif, maka peluang Indonesia melahirkan atlet berprestasi akan semakin besar.
Apalagi, saat ini biliar Indonesia mulai menunjukkan perkembangan dan mendapat perhatian di level internasional.
Salah satu contoh munculnya bibit muda berbakat adalah Fajar Alamri, bocah lima tahun asal Tolitoli, Sulawesi Tengah. Fajar mencuri perhatian publik setelah tampil di ajang Carabao International Open 2026.
Di usia yang sangat muda, kemampuannya mengolah stik dan membaca meja biliar membuatnya menjadi perbincangan luas.
Menariknya, Fajar juga sempat menjalani sesi latihan di Gowadra Billiard. Kehadiran atlet cilik seperti Fajar dinilai sejalan dengan visi Gowadra dalam menciptakan ekosistem biliar yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Dari sisi fasilitas, Gowadra Billiard menawarkan pengalaman bermain yang lengkap. Selain area biliar reguler, tersedia ruangan VIP yang dirancang khusus untuk keluarga.
Di ruangan ini, pengunjung tidak hanya bisa bermain biliar, tetapi juga menikmati berbagai fasilitas tambahan seperti makan bersama, karaoke, bermain gim PlayStation, hingga kamar mandi pribadi.
Untuk ruangan VIP, Gowadra mematok tarif Rp500 ribu untuk durasi dua jam. Sementara itu, sewa meja biliar reguler dibanderol antara Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per jam. Khusus siang hari, tersedia diskon hingga 50 persen yang membuat aktivitas bermain biliar semakin terjangkau bagi masyarakat.
“Kami ingin orang tetap bisa menikmati hobi tanpa harus meninggalkan keluarga. Gowadra adalah ruang bermain yang aman, nyaman, dan bisa dinikmati semua generasi,” kata Yovita menambahkan.
Tak hanya unggul dari sisi konsep dan fasilitas, Gowadra Billiard juga memperhatikan desain ruang secara detail. Area bermain biliar dirancang bukan sekadar tempat berolahraga, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang hangat bagi keluarga.
Dalam pengembangannya, Gowadra berkolaborasi dengan arsitek Revano Satria dari RSI Group serta didukung oleh TACO melalui beragam lini produknya. Kolaborasi ini menghasilkan desain ruang yang fungsional, estetis, dan mendukung kenyamanan pengunjung.
Begitu memasuki area Gowadra, perbedaan suasana langsung terasa. Pemilihan material dan tata ruang dibuat untuk menciptakan kenyamanan visual sekaligus mendukung aktivitas bermain dan berkumpul. Setiap elemen ruang dirancang agar tetap hidup tanpa mengesampingkan fungsi utama sebagai arena olahraga.
“Kami ingin ruang ini terasa nyaman, hidup, dan tetap sesuai fungsinya. Material dipilih bukan hanya dari sisi visual, tetapi juga dari kemampuannya mendukung aktivitas yang berlangsung di dalam area tersebut,” ujar Revano Satria.
Dengan konsep ramah keluarga, fasilitas lengkap, serta desain ruang yang matang, Gowadra Billiard PIK 2 hadir sebagai alternatif baru olahraga biliar di Indonesia.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah konkret untuk mengikis stigma negatif dan menjadikan biliar sebagai olahraga yang inklusif bagi semua kalangan. (ag/ma)
Tidak ada komentar