x Pulau Seribu Asri

Festival KNPI Junior Football Tournament 2026 Resmi Ditutup, Diikuti Hampir 600 Pesepak Bola Usia Dini

waktu baca 3 menit
Senin, 26 Jan 2026 12:23 64 M Ary K

Viralterkini.id, Tidore – Festival KNPI Kota Tidore Kepulauan bertajuk Junior Football Tournament 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama empat hari di Lapangan Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur.

Kegiatan yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan ini diikuti hampir 600 siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Ketua KNPI Kota Tidore Kepulauan, Mansyur Djamal, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremonial atau kompetisi sesaat, melainkan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan dan terarah.

Menurut Mansyur, antusiasme ratusan peserta dari kelompok usia 9 hingga 12 tahun menjadi bukti besarnya potensi sepak bola di Maluku Utara. Oleh karena itu, KNPI mengambil peran sebagai fasilitator dengan membuka ruang kolaborasi antara Sekolah Sepak Bola dan para pelatih yang selama ini menjadi ujung tombak pembinaan di lapangan.

WhatsApp Image 2026-01-26 at 12.13.17 PM

“Jumlah peserta yang hampir mencapai 600 anak ini menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini memiliki basis yang kuat. Tantangannya adalah bagaimana potensi ini dibina secara serius dan berkelanjutan, bukan hanya lewat turnamen sesaat,” ujar Mansyur.

Ia menjelaskan, Festival KNPI Junior Football Tournament 2026 dirancang sebagai ruang evaluasi dan pembelajaran bersama, baik bagi pemain muda maupun pelatih. Melalui ajang ini, diharapkan dasar teknik bermain, nilai sportivitas, serta pembentukan karakter anak dapat diperkuat sejak usia dini.

Lebih lanjut, Mansyur menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan formal. Menurutnya, pembinaan pesepak bola usia dini tidak boleh hanya berorientasi pada hasil di lapangan, tetapi juga harus mendorong prestasi akademik di bangku sekolah.

“Selain prestasi di bidang olahraga melalui juara kompetisi sepak bola, anak-anak juga dituntut untuk berprestasi secara akademik melalui bangku sekolah. Sepak bola harus berjalan seiring dengan pendidikan,” tegasnya.

Pada penutupan kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang di masing-masing kelompok usia. Pada kelompok usia 9 tahun (U-9), SSB Santika keluar sebagai juara pertama, diikuti SSB Gamalama di posisi kedua, SSB Nuku Jr sebagai juara ketiga, dan Asty Malut Akademik di peringkat keempat.

Untuk kelompok usia 10 tahun (U-10), Asty Malut Akademik meraih juara pertama, disusul SSB Mayoma di posisi kedua, SSB Milanisti Junior Merah di peringkat ketiga, dan Tunas Gamalama Biru sebagai juara keempat.

Sementara itu, pada kelompok usia 11 tahun (U-11), SSB Cendrawasih berhasil menjadi juara pertama, diikuti SSB Babullah di posisi kedua, SSB PPA Leleoto sebagai juara ketiga, serta SSB Tugumuda di peringkat keempat.

Adapun pada kelompok usia 12 tahun (U-12), juara pertama diraih SSB IM Putih, disusul SSB Nuku Jr sebagai juara kedua, SSB Poram di posisi ketiga, dan SSB Olimpic di peringkat keempat.

Mansyur menegaskan bahwa hasil pertandingan bukanlah tujuan utama dari festival ini. Yang terpenting, kata dia, adalah proses pembinaan, pengalaman bertanding, serta penanaman nilai karakter dan pendidikan bagi para pesepak bola usia dini.

“Turnamen ini adalah investasi jangka panjang. KNPI ingin memastikan anak-anak tumbuh tidak hanya sebagai atlet yang berprestasi, tetapi juga sebagai generasi muda yang cerdas dan berkarakter,” pungkasnya. (ma)

WhatsApp Image 2026-01-26 at 12.13.16 PM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
15 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!