x Pulau Seribu Asri

Dukungan Tak Surut dari WNI di Jepang, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Takluk dari Spanyol di ICC 2026

waktu baca 3 menit
Minggu, 18 Jan 2026 20:23 71 M Ary K

Viralterkini.id, Jepang – Dukungan tak henti sepanjang pertandingan dari warga negara Indonesia (WNI) di Jepang kepada Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia belum mampu menghindarkan tim Merah Putih dari kekalahan.

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0–4 dalam laga Amputee Football International Challenge Cup (ICC) 2026 yang digelar di Komazawa Olympic Park General Sports Ground, Minggu (18/1/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, para suporter WNI yang hadir langsung di stadion terus memberikan semangat kepada para pemain. Namun, keunggulan taktik dan pengalaman Spanyol membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan hingga laga berakhir dengan skor telak.

WhatsApp Image 2026-01-18 at 20.16.20
Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0–4 dalam laga Amputee Football International Challenge Cup (ICC) 2026 yang digelar di Komazawa Olympic Park General Sports Ground, Minggu (18/1/2026). Foto : KBRI Tokyo

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan, menyempatkan diri mengunjungi ruang ganti tim usai laga untuk memberikan dukungan moril kepada para pemain dan ofisial.

“KBRI Tokyo mengapresiasi usaha keras yang telah ditunjukkan oleh Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia. Antusiasme dukungan suporter WNI di Jepang yang hadir langsung di tribun juga menunjukkan rasa hormat atas perjuangan yang ditampilkan para pemain di lapangan. Meskipun hasil belum berpihak, namun semua upaya keras dari pemain dan ofisial menjadi bukti bahwa seluruh pihak telah menunjukkan usaha yang maksimal. Semoga di kesempatan berikutnya kita bisa mendapat hasil lebih baik,” ujar Muhammad Al Aula.

Pelatih Kepala Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, mengakui keunggulan lawan, terutama dalam hal taktik dan strategi. Menurutnya, ajang ICC 2026 menjadi pengalaman berharga untuk evaluasi tim ke depan.

“Stamina para pemain ke depan harus lebih diperbaiki. Selama tiga hari pertandingan ini kita dapat pengalaman dan akan menjadi evaluasi kami ke depan, terutama untuk persiapan di dalam negeri dan dalam mengikuti ajang internasional di masa mendatang. Taktik dan strategi dari ketiga tim lawan banyak sekali yang kami pelajari, mulai dari cara menyerang dan bertahan, hingga pengambilan keputusan cepat di lapangan. Terima kasih atas dukungan dari WNI di Jepang dan KBRI Tokyo,” kata Syahrul.

Hal senada disampaikan bek Timnas, Aziz Firmansyah. Pemain asal Sumedang tersebut mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari tiga laga yang dijalani Indonesia di ICC 2026.

“Kita tadi sudah berjuang dan hasilnya belum sesuai dengan apa yang diinginkan. Jujur kami dapat pelajaran yang banyak selama tiga hari berhadapan dengan Jepang, Polandia, dan Spanyol. Ke depan kami akan lebih maksimal. Semoga Timnas bisa lebih berkembang dan bisa ikut dalam berbagai ajang internasional lainnya,” ujar Aziz.

ICC 2026 sendiri digelar pada 16–18 Januari 2026 dan diikuti oleh empat negara, yakni Indonesia, Jepang, Polandia, dan Spanyol. Indonesia membuka turnamen dengan kekalahan 0–3 dari tuan rumah Jepang. Pada hari kedua, Indonesia kembali menelan kekalahan saat menghadapi Polandia dengan skor 2–9.

Sementara itu, Spanyol sempat kalah dari Polandia dengan skor 1–3 pada hari pertama. Jepang juga harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1–3, sebelum kembali menelan kekalahan di hari terakhir saat menghadapi Polandia dengan skor 0–3. (ary)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

11 hours ago
12 hours ago
13 hours ago
13 hours ago
13 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!