x Pulau Seribu Asri

Dari Batik Parang ke Lapangan: Cerita Jersey Timnas Indonesia

waktu baca 4 menit
Jumat, 13 Mar 2026 00:39 20 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Brand apparel olahraga Kelme mengungkap proses kreatif di balik desain jersey Timnas Indonesia terbaru yang diluncurkan melalui kolaborasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Proses perancangan tersebut tidak hanya menonjolkan unsur budaya Indonesia, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan teknis pemain di lapangan.

CEO Kelme Indonesia Kevin Wijaya menjelaskan bahwa inspirasi utama desain jersey tandang atau away diambil dari motif batik parang, salah satu motif tradisional Indonesia yang memiliki makna filosofi tentang kekuatan dan keberanian.

Ia mengatakan motif tersebut kemudian dikembangkan oleh tim desain agar tetap mempertahankan unsur tradisional sekaligus memberikan sentuhan modern yang sesuai dengan karakter olahraga sepak bola masa kini.

“Yang away mengambil inspirasinya sebenarnya dari motif batik parang. Tapi kita kembangkan lagi supaya tetap ada nuansa tradisional dan juga modern,” ujar Kevin saat ditemui pada acara peluncuran jersey bertajuk Leave Your Mark di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (12/3/2026).

Menurut Kevin, pemilihan motif batik sebagai inspirasi desain merupakan upaya untuk memperkuat identitas budaya Indonesia dalam produk olahraga yang digunakan tim nasional di panggung internasional.

Dengan memasukkan elemen batik dalam desain jersey, Kelme berharap atribut Timnas Indonesia tidak hanya menjadi simbol olahraga, tetapi juga representasi budaya bangsa.

Sementara itu, untuk jersey kandang atau home, tim desain Kelme mengambil inspirasi dari jersey Timnas Indonesia yang digunakan pada 1999. Kevin menyebut desain tersebut menjadi salah satu penanda penting perjalanan sepak bola Indonesia di level internasional.

Menurutnya, elemen visual pada jersey kandang terbaru menghadirkan sentuhan “splash” warna merah putih yang menggambarkan semangat nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap desain masa lalu.

Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan perpaduan antara nostalgia sejarah sepak bola Indonesia dengan pendekatan desain modern yang relevan dengan perkembangan industri olahraga saat ini.

Kevin menambahkan bahwa proses perancangan jersey tidak dilakukan secara sepihak oleh Kelme, melainkan melalui kolaborasi intensif dengan PSSI. Kedua pihak bekerja sama untuk memastikan desain yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan identitas Timnas Indonesia.

Ia mengakui proses pengembangan desain melalui berbagai tahap diskusi dan revisi sebelum akhirnya mencapai hasil akhir yang dianggap paling sesuai.

“Oh banyak revisi. Jadi memang dari tim federasi juga berusaha mendapatkan informasi dari data sebelumnya, apa yang harus dikembangkan dan apa yang jangan sampai diulang lagi,” katanya.

Dalam proses pengembangan tersebut, tim desain mempelajari berbagai desain jersey Timnas Indonesia sebelumnya untuk memastikan bahwa desain terbaru dapat menghadirkan pembaruan tanpa meninggalkan identitas yang sudah melekat pada skuad Garuda.

Selain aspek estetika, perhatian besar juga diberikan pada kualitas material yang digunakan dalam jersey tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan para pemain mendapatkan kenyamanan maksimal saat bertanding di lapangan.

Kevin mengungkapkan bahwa pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman turut terlibat dalam proses evaluasi material jersey yang akan digunakan oleh para pemain.

Menurut Kevin, keterlibatan Herdman tidak berkaitan dengan desain visual, tetapi lebih fokus pada aspek teknis seperti sirkulasi udara, bobot bahan, serta tingkat kenyamanan saat digunakan dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.

“Coach Herdman lebih melihat dari sisi teknis. Apakah bahannya ringan, bagaimana sirkulasi udaranya, dan apakah nyaman dipakai pemain ketika bertanding,” ujarnya.

Material yang digunakan pada jersey tersebut dirancang agar mampu menyerap keringat dengan baik serta memberikan ventilasi udara yang optimal. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi iklim tropis Indonesia yang memiliki suhu dan kelembapan tinggi.

Dengan teknologi material yang tepat, pemain diharapkan dapat tetap merasa nyaman dan fokus selama pertandingan berlangsung.

Selain membahas inspirasi desain dan teknologi bahan, Kevin juga menanggapi pertanyaan mengenai harga jersey terbaru Timnas Indonesia yang mulai dipasarkan kepada publik.

Kelme menyediakan dua jenis produk, yakni versi Replica Issue dan Player Issue. Versi replica dijual dengan harga mulai dari Rp750 ribu dan ditujukan bagi para penggemar yang ingin mengenakan jersey resmi tim nasional dengan harga lebih terjangkau.

Sementara itu, versi player issue yang memiliki spesifikasi material yang sama dengan yang digunakan oleh pemain profesional dipasarkan dengan harga sekitar Rp1,6 juta.

Kevin mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan produk yang dapat menjangkau berbagai kalangan penggemar sepak bola Indonesia.

“Pastinya kita akan berusaha supaya seoptimal mungkin untuk bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Untuk angka target penjualan mungkin nanti detailnya bisa kami sampaikan terpisah,” ujarnya.

Peluncuran jersey baru Timnas Indonesia ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas visual skuad Garuda, tetapi juga meningkatkan kedekatan antara tim nasional dengan para penggemarnya.

Dengan menggabungkan unsur budaya lokal, sejarah sepak bola Indonesia, serta teknologi material modern, jersey terbaru tersebut diharapkan mampu menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus mendukung performa para pemain di berbagai ajang internasional. (ag/ma)

INSTAGRAM

8 hours ago
9 hours ago
11 hours ago
12 hours ago
12 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri