Prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Halmahera Tengah oleh PT. Smart Marsindo di Pulau Gebe, dihadiri Pemerintah Kecamatan, Pihak Sekolah dan Tokoh Masyarakat (9/10/2025). Foto : ist Viralterkini.id, Halteng – Di tengah akselerasi global menuju transisi energi hijau, industri ekstraktif nasional kini berada di bawah sorotan tajam transparansi dan akuntabilitas. Bukan lagi semata soal capaian produksi, melainkan sejauh mana perusahaan mampu mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Menjawab tantangan tersebut, PT Smart Marsindo tampil sebagai pionir yang menulis ulang narasi pertambangan nikel di Pulau Gebe, Halmahera Tengah.
Di bawah kepemimpinan Direktur Jilly R. Lumankum, perusahaan pemegang status Clean and Clear (CnC) ini membuktikan bahwa eksploitasi mineral strategis dapat berjalan seiring dengan restorasi ekologi dan penguatan modal sosial masyarakat setempat.
Restorasi Lingkungan Berbasis Ekonomi Sirkular
Komitmen lingkungan PT Smart Marsindo tidak berhenti pada kepatuhan administratif. Melalui program reklamasi pasca-tambang yang agresif, perusahaan telah menanam lebih dari 4.000 pohon pionir, meliputi Cemara Laut, Mahoni, Casuarina, hingga Bintangor. Jenis vegetasi tersebut dipilih berdasarkan ketahanan ekosistem pesisir serta efektivitas pemulihan kontur lahan.
Keunikan program ini terletak pada pendekatan pemberdayaan masyarakat. Seluruh proses penyiapan bibit dilakukan dengan melibatkan warga lokal, mulai dari persemaian hingga penanaman. Perusahaan menerapkan skema ekonomi sirkular dengan memberikan insentif tunai sebesar Rp3.000 untuk setiap polybag bibit yang disemai masyarakat.
Strategi tersebut tidak hanya mempercepat pemulihan lingkungan Pulau Gebe, tetapi juga menciptakan lapangan kerja hijau (green jobs) yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi rumah tangga di wilayah lingkar tambang.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
PT Smart Marsindo juga menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama keberlanjutan daerah. Komitmen ini diwujudkan melalui pembangunan Gedung SMAN 3 Pulau Gebe, guna memperluas akses pendidikan menengah di wilayah kepulauan.
Untuk menunjang mobilitas dan keselamatan siswa, perusahaan turut menyediakan bantuan bus sekolah yang melayani berbagai desa. Selain itu, sebanyak 20 unit laptop dihibahkan guna memperkuat literasi digital siswa, agar generasi muda di Indonesia Timur mampu bersaing di tingkat nasional.
Menjadi Rujukan Tata Kelola Pertambangan
Koordinator Pemerhati Kelola Sumber Daya Alam (PKSDA), Hamdan Halil, menilai langkah PT Smart Marsindo sebagai contoh konkret penerapan Good Mining Practice (GMP) yang komprehensif.
“PT Smart Marsindo telah melampaui ekspektasi industri. Mereka berhasil memadukan disiplin regulasi dengan empati sosial yang tinggi. Integrasi pembangunan sekolah, bus sekolah, hibah fasilitas kesehatan, alat transportasi, hingga reklamasi berbasis pemberdayaan masyarakat adalah standar tinggi yang patut menjadi rujukan nasional,” tegas Hamdan.
Memutus Isolasi, Menguatkan Kemanusiaan
Selain fokus pada ekologi dan edukasi, perusahaan juga memperkuat tata kelola sosial melalui bantuan infrastruktur vital. Di antaranya penyerahan satu unit ambulans untuk mempercepat layanan rujukan medis, hibah speed boat bermesin bagi masyarakat Umiyal di Pulau Yoi guna memutus isolasi geografis, serta pengadaan satu unit truk sampah sebagai komitmen terhadap sanitasi lingkungan berkelanjutan.
Marwah Kepemimpinan dan Amanah Warga
Direktur PT Smart Marsindo, Jilly R. Lumankum, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak diukur dari seberapa besar sumber daya yang dieksploitasi, melainkan dari warisan yang ditinggalkan bagi masa depan.
“Bagi kami, kesuksesan bukan tentang apa yang kami ambil dari perut bumi, tetapi apa yang kami tinggalkan. Membangun sekolah, menyediakan bus sekolah, ambulans, speed boat, komputer, hingga menghijaukan kembali Pulau Gebe dengan melibatkan masyarakat adalah cara kami menjaga marwah perusahaan dan amanah warga,” ujarnya.
Melalui sinkronisasi antara kepatuhan hukum dan dedikasi sosial, PT Smart Marsindo tidak sekadar mengekstraksi mineral. Perusahaan ini tengah membangun fondasi peradaban yang lebih cerdas, hijau, dan berdaya di kawasan Timur Indonesia. (Dano)
Tidak ada komentar