x Pulau Seribu Asri

Atlet SEA Games 2025 Dibekali Literasi Keuangan oleh Kemenpora

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Jan 2026 21:05 42 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menjaga masa depan atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025. Dukungan tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bonus bernilai besar, tetapi juga dengan membekali atlet dan pelatih pemahaman literasi keuangan agar mampu mengelola bonus secara bijak dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk menggelar pembekalan literasi keuangan bagi atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025.

Program literasi keuangan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir dan menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Presiden sebelumnya menekankan agar para atlet tidak terlena dengan prestasi dan bonus yang diterima, serta mampu merencanakan masa depan dengan matang.

Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa profesi atlet memiliki tantangan yang tidak ringan. Selain dituntut menjaga performa secara konsisten, atlet juga dihadapkan pada kenyataan bahwa masa karier mereka relatif singkat karena faktor usia dan kondisi fisik.

“Kita memahami bahwa tantangan atlet untuk menjaga keberlangsungan karier itu tidak mudah. Mereka harus terus berprestasi, sementara profesi atlet juga tidak panjang. Ada faktor usia yang membatasi. Karena itu, sesuai pesan Bapak Presiden, atlet harus mulai memikirkan masa depannya,” ujar Erick, dalam rilis yang diterima Jumat (9/1/2026).

Menurut Erick, bonus SEA Games yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah harus dimanfaatkan secara tepat agar dapat menopang kehidupan atlet setelah masa aktif bertanding berakhir.

Oleh sebab itu, literasi keuangan menjadi bekal penting agar atlet tidak salah langkah dalam mengelola penghasilan besar yang diterima dalam waktu singkat.

“Kami adakan pembekalan literasi keuangan ini agar atlet memahami bagaimana mengatur dan memanfaatkan bonus secara bijak. Tujuannya agar dana tersebut tidak habis begitu saja, tetapi bisa menjadi fondasi keberlanjutan hidup mereka ke depan,” jelas Erick.

Erick juga menekankan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan atlet harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan prestasi hingga kesiapan menghadapi masa depan.

Menurutnya, atlet yang sejahtera secara finansial akan lebih fokus dalam berlatih dan bertanding, sehingga berdampak positif terhadap prestasi nasional.

Komitmen serupa disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi. Ia menyatakan bahwa BRI merasa terhormat dipercaya sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran bonus atlet SEA Games 2025, sekaligus memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan proses berjalan secara akuntabel dan transparan.

“BRI dipercaya menjadi mitra penyaluran bonus atlet. Ini merupakan tanggung jawab besar bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa pembekalan literasi keuangan bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada atlet dan pelatih mengenai pengelolaan keuangan, perencanaan masa depan, serta pengambilan keputusan finansial yang tepat.

“Melalui literasi keuangan ini, kami berharap atlet dapat memahami bagaimana mengelola bonus dengan penuh pertimbangan. Harapannya, dana yang mereka terima bisa menjadi fondasi kesejahteraan jangka panjang,” kata Hery.

Dalam sesi edukatif tersebut, Kemenpora dan BRI menghadirkan Prita Ghozie, perencana keuangan independen dan praktisi literasi finansial, sebagai pemateri. Prita membagikan berbagai materi praktis yang relevan dengan kondisi atlet profesional.

Materi yang disampaikan antara lain mengenai penetapan tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang, pengelolaan arus kas, serta pemahaman komponen pengeluaran yang perlu diprioritaskan.

Selain itu, atlet juga dibekali pemahaman tentang pemilihan instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan masing-masing.

Melalui program ini, Kemenpora berharap para atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 tidak hanya sukses di arena pertandingan, tetapi juga mampu membangun kehidupan yang stabil dan sejahtera setelah masa pengabdian mereka di dunia olahraga berakhir.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang berkelanjutan, dengan menempatkan kesejahteraan atlet sebagai salah satu pilar utama pembangunan prestasi olahraga Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!