x Pulau Seribu Asri

Anjali Kirana Gagal Juara ITF J60 Jakarta 2025, Abigail Elham Raih Gelar Ganda Putri

waktu baca 4 menit
Minggu, 6 Jul 2025 23:47 305 Agung

Viralterkini.id, Jakarta — Petenis muda Indonesia, Anjali Kirana Junarto, harus puas meraih posisi runner-up sektor tunggal putri pada ajang Pusaka International Junior Championships 2025, kategori ITF J60, yang digelar di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Minggu (6/7/2025).

Anjali yang menempati unggulan kelima gagal menaklukkan unggulan kedua asal Jepang, Azuna Ichioka, dalam partai final yang berlangsung ketat hingga rubber set. Skor akhir mencatatkan keunggulan Azuna 6-4, 1-6, 6-4.

Anjali sebenarnya sempat membuka asa ketika merebut set kedua dengan meyakinkan 6-1, namun pada set penentuan, Ichioka mampu tampil lebih stabil dan merebut kemenangan.

Meski hasil ini membuatnya harus menunda ambisi meraih gelar internasional di kandang sendiri, Anjali tetap menilai pencapaiannya kali ini sebagai kemajuan signifikan dalam karier juniornya.

“Sebelum final di ITF Pusaka Indonesia Jakarta ini, saya sudah dua kali kalah darinya, yaitu di turnamen J300 Nonthaburi, Thailand dan J200 Kuala Lumpur, Malaysia. Skornya semakin ketat, bahkan sekarang saya bisa mengambil satu set di sini,” ujar Anjali, yang saat ini berlatih di Sportama Tennis Institut Jakarta.

Ia menambahkan, “Sepertinya saya masih perlu bertemu sekali lagi dengannya agar bisa menang,” katanya sembari tersenyum usai laga.

Turnamen Pusaka International Junior Championships 2025 sendiri merupakan salah satu ajang tenis junior bergengsi bertaraf ITF J60 di Indonesia.

Event ini diikuti puluhan petenis muda berbakat dari berbagai negara, menjadi bagian dari rangkaian ITF World Tennis Tour Juniors yang berfungsi sebagai batu loncatan menuju level profesional.

Meski Anjali gagal merebut gelar di tunggal putri, tuan rumah tetap berhasil meraih satu gelar dari sektor ganda putri.

Abigail Elham, wakil Indonesia yang berpasangan dengan Yeseo Park (Korea Selatan), tampil solid sepanjang turnamen hingga akhirnya menyabet gelar juara setelah menundukkan pasangan tuan rumah lainnya, Joanne Lynn Hartono dan Gwen Emily Kurniawan.

Abigail dan Yeseo yang menempati unggulan kedua tampil konsisten dan mampu meredam permainan agresif Joanne/Gwen.

Kemenangan ini menambah daftar prestasi Abigail di nomor ganda setelah sebelumnya sukses menjuarai beberapa turnamen nasional.

“Saya sangat senang bisa juara di sini, apalagi bermain di depan publik sendiri. Terima kasih untuk semua dukungannya,” ungkap Abigail usai pertandingan final.

Sementara itu di nomor ganda putra, gelar juara harus lepas dari tangan wakil Indonesia. Pasangan M. Akmal Junaini dan Michal Ihsan Wicaksana, yang berasal dari Kentoeng Tennis Academy Sukoharjo, harus mengakui keunggulan lawan dan finis sebagai runner-up.

Meskipun demikian, perjuangan mereka diapresiasi karena mampu menembus final dengan mengalahkan sejumlah pasangan kuat sejak babak awal.

Ketua panitia pelaksana Pusaka International Junior Championships 2025, Aryo Damarjati, menyebut penyelenggaraan tahun ini berjalan sukses meskipun persaingan para peserta makin ketat.

“Animo para pemain sangat bagus, termasuk atlet-atlet asing yang datang. Kami berharap ke depan lebih banyak lagi petenis junior Indonesia yang memanfaatkan turnamen ini untuk meraih poin ITF dan meningkatkan jam terbang internasional,” ujar Aryo.

Sebagai salah satu turnamen dengan level tertinggi di Indonesia dalam kalender ITF J60, kejuaraan ini menjadi ajang krusial bagi pemain junior nasional untuk mengasah mental bertanding di level internasional.

Terbukti, sejumlah petenis tuan rumah mampu bersaing ketat dengan unggulan luar negeri meski belum semua berhasil meraih gelar.

Dengan hasil ini, Abigail Elham/Yeseo Park tercatat sebagai satu-satunya wakil Merah Putih yang sukses membawa pulang gelar juara.

Sedangkan di tunggal putra dan tunggal putri, dominasi petenis asing masih belum terbendung, meskipun nama-nama junior Indonesia menunjukkan grafik permainan yang terus meningkat.

Federasi Tenis Indonesia (Pelti) sendiri menegaskan akan terus mendukung pengiriman pemain junior ke berbagai turnamen internasional agar semakin banyak bibit-bibit potensial tampil di level profesional.

“Harapannya, prestasi mereka di turnamen-turnamen seperti Pusaka International Junior Championships ini menjadi motivasi untuk berkiprah lebih jauh di level profesional,” kata Aryo.

Turnamen yang berlangsung selama sepekan ini juga menjadi hiburan menarik bagi pecinta tenis Tanah Air.

Kehadiran atlet-atlet muda dari negara lain ikut menambah warna dan menumbuhkan persaingan yang sehat di antara para peserta.

Dengan penampilan menjanjikan Anjali Kirana dan pasangan ganda Abigail Elham/Yeseo Park, publik tenis Indonesia patut menaruh harapan besar pada regenerasi petenis muda dalam beberapa tahun ke depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!