Viralterkini.id, JAKARTA – Dian Sastrowardoyo berbagi cerita seputar dirinya yang baru memulai karier sebagai sutradara menjelang usia 40-an dengan film debutnya bertajuk “Nougat” yang menjadi salah satu bagian dari antologi Quarantine Tales saat pandemi beberapa tahun lalu.
Film ini terinspirasi dari pandemi COVID-19 dirilis pada 16 Desember 2020, merangkum lima cerita pendek yang berbeda-beda.
Para penonton akan diajak untuk menyelami mengenai realita kehidupan masyarakat dikala COVID-19 menyerang yang mengharuskan mereka untuk melakukan karantina.
Selain memiliki kisah yang berbeda, film antologi ini juga disutradarai oleh lima sutradara yang berbeda, seperti Acho Tentri dengan Happy Girls Don’t Cry, Sidharta Tata dengan The Protocol, Ifa Ifansyah dengan Cook Book, Jason Iskandar dengan Prankster dan debut dari Dian Sastrowardoyo dengan film Nougat.
“Saya mau kasih pesan ke perempuan-perempuan di luar sana bahwa life begins at 40, jadi jangan ragu untuk memulai hidup kamu,” katanya saat ditemui dalam gelaran Jakarta Fashion Week 2025 di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2024).
Menurutnya, tidak ada kata terlambat dalam memulai sesuatu yang baru dalam hidup, termasuk melakukan eksplorasi passion di bidang yang diinginkan. Bahkan, banyak orang yang meragukan keputusannya itu karena menilai usia menjelang 40-an sudah cukup terlambat untuk memulai sesuatu yang baru.
Dirinya pun mengungkapkan kalau dalam proses pembuatan film tersebut, ia sempat merasa ragu karena ini kali pertamanya menjadi seorang sutradara. Namun, akhirnya ia pun nekat dan mencoba untuk melakukannya sebaik mungkin.
Walaupun demikian, dalam prosesnya Ia juga seringkali mengalami beberapa kesulitan. Dari mulai penulisan skrip yang sempat mengalami revisi beberapa kali, hingga penyusunan storyboard yang dianggapnya sangatlah ribet. Sedangkan untuk proses reading, Dian Sastro merasa sangat beruntung karena didukung oleh para pemain-pemain, sehingga cerita yang disampaikan sangat sempurna.(bc)
Tidak ada komentar