Bupati Ikram Malan Sangadji menandatangani berita acara penyerahan RLH di Weda disaksikan Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan jajaran OPD, Weda, 21/02/2025. (Foto: Kokonwae)
Viralterkini.id, WEDA – Di bawah langit Kecamatan Weda yang cerah, gurat lelah di wajah Ervina Yunita Matulende seketika luruh dan berganti dengan kristal bening yang membasahi pipinya saat jemarinya menggenggam kunci sebuah rumah baru.
Bagi Ervina dan sembilan keluarga lainnya, kunci itu bukan sekadar logam dingin, melainkan sebuah akhir dari penantian panjang akan hunian yang layak sekaligus bukti nyata kasih sayang pemerintah melalui Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil (IMS – ADIL) yang hadir memeluk rakyat kecil di tengah keterbatasan.
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, Bupati didampingi Wakil Bupati serta jajaran OPD, turun langsung ke desa-desa untuk menyerahkan sepuluh unit rumah tersebut secara simbolis. Langkah ini menjadi oase bagi para penerima manfaat yang mayoritas merupakan janda dan lansia yang selama ini bertahan hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit.
“Terima kasih banyak Bapak Bupati, kami sangat bersyukur karena akhirnya anak-anak bisa memiliki tempat tinggal sendiri yang lebih layak,” ujar Ervina dengan nada bicara yang bergetar karena rasa haru.
Sebelumnya, ia terpaksa harus menumpang di rumah kerabat karena tidak memiliki biaya untuk membangun hunian sendiri.
Bupati Ikram menegaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi warga asli yang selama ini tinggal di hunian tidak layak. Kelompok rentan seperti lansia dan janda menjadi fokus utama agar mereka memiliki derajat kesehatan dan sanitasi yang lebih baik.
“Rumah ini adalah hak masyarakat, terutama mereka yang sangat membutuhkan seperti janda dan lansia, agar mereka bisa hidup lebih tenang dan sehat di rumah sendiri,” ungkap Bupati di hadapan para warga.

Ket. Foto: Bupati Ikram Malan Sangadji saat memberikan arahan kepada warga penerima manfaat bantuan Rumah Layak Huni di Kecamatan Weda. (Foto: Kokonwae)
Meski penuh suasana emosional, Bupati tetap memberikan pesan tegas agar rumah bantuan tersebut segera ditempati oleh pemiliknya. Ia tidak ingin bangunan yang sudah dibangun dengan dana daerah tersebut dibiarkan kosong begitu saja.
“Setelah penyerahan ini, rumah harus segera ditempati dan dirawat dengan baik. Jangan sampai dibiarkan kosong, karena masih banyak saudara kita yang juga mengantre untuk mendapatkan bantuan,” tegasnya.
Secara administratif, sepuluh unit rumah tersebut tersebar di Desa Sidanga, Desa Persiapan Ake Ici, Desa Nurweda, hingga Desa Nusliko. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.
Proses penyerahan ditutup dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh para pimpinan OPD dan perangkat desa setempat. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut hingga seluruh warga kurang mampu memiliki hunian layak. (dn)
Tidak ada komentar