Ilustrasi: Viralterkini.id Viralterkini.id – Banyak orang menambahkan susu kental manis (SKM) ke teh, kopi, atau makanan penutup. Namun, SKM lebih tepat digunakan sebagai pelengkap rasa karena kandungan gulanya tinggi. SKM tidak menyediakan nutrisi lengkap seperti susu cair atau susu formula.
Oleh karena itu, anak-anak membutuhkan asupan dari ASI, susu formula, atau makanan padat yang sesuai usia, bukan dari SKM.
Satu porsi SKM mengandung gula, lemak, protein, serta beberapa vitamin dan mineral. Namun, lebih dari separuh komposisinya berupa gula.
Dengan demikian, SKM memberi energi cepat, tetapi bisa berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Perkiraan kandungan gizi dalam 100 gram SKM:
Kementerian Kesehatan RI menyarankan masyarakat membatasi konsumsi gula tambahan, termasuk dari SKM. Karena itu, gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lain.
Jika orang mengonsumsi SKM terlalu banyak, terutama tanpa aktivitas fisik, beberapa masalah kesehatan dapat muncul:
Selain itu, ikuti beberapa cara ini agar tetap menikmati SKM tanpa mengganggu kesehatan:
Selain SKM, pilih alternatif susu yang lebih bergizi:
Dengan demikian, nikmati susu kental manis secara bijak, hanya sebagai pelengkap rasa. Batasi konsumsi gula, padukan dengan makanan bergizi, dan pilih alternatif susu yang lebih sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Dengan langkah ini, SKM tetap terasa lezat, energi tubuh tetap terjaga, dan kesehatan tetap optimal.
Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/fakta-di-balik-susu-kental-manis-hanya-pelengkap-bukan-sumber-gizi-utama
Tidak ada komentar