x Pulau Seribu Asri

Tips Cerdas Menikmati Susu Kental Manis Agar Tetap Bergizi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 09:07 14 Arthur

Viralterkini.id – Banyak orang menambahkan susu kental manis (SKM) ke teh, kopi, atau makanan penutup. Namun, SKM lebih tepat digunakan sebagai pelengkap rasa karena kandungan gulanya tinggi. SKM tidak menyediakan nutrisi lengkap seperti susu cair atau susu formula.

Oleh karena itu, anak-anak membutuhkan asupan dari ASI, susu formula, atau makanan padat yang sesuai usia, bukan dari SKM.

Pahami Kandungan Gizi Susu Kental Manis

Satu porsi SKM mengandung gula, lemak, protein, serta beberapa vitamin dan mineral. Namun, lebih dari separuh komposisinya berupa gula.

Dengan demikian, SKM memberi energi cepat, tetapi bisa berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Perkiraan kandungan gizi dalam 100 gram SKM:

  • Energi: 320–340 kalori
  • Lemak: 8–10 gram
  • Protein: 7–8 gram
  • Karbohidrat: 55–60 gram (dominan gula)
  • Kalsium: ±200 mg

Kementerian Kesehatan RI menyarankan masyarakat membatasi konsumsi gula tambahan, termasuk dari SKM. Karena itu, gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lain.

Dampak Konsumsi SKM Berlebihan

Jika orang mengonsumsi SKM terlalu banyak, terutama tanpa aktivitas fisik, beberapa masalah kesehatan dapat muncul:

  • Kenaikan berat badan dan obesitas: Gula tinggi menumpuk sebagai kalori dan lemak.
  • Risiko diabetes tipe 2 meningkat: Gula berlebihan memicu resistensi insulin.
  • Kerusakan gigi: Gula menjadi makanan bagi bakteri penyebab karies.
  • Penyakit jantung: Gula berlebihan menaikkan trigliserida dan LDL yang berisiko memicu penyakit jantung.
  • Kekurangan gizi: SKM berlebihan bisa menggantikan makanan bergizi lain sehingga tubuh kekurangan vitamin dan mineral penting.

Tips Menikmati Susu Kental Manis dengan Bijak

Selain itu, ikuti beberapa cara ini agar tetap menikmati SKM tanpa mengganggu kesehatan:

  1. Batasi jumlah konsumsi: Gunakan SKM hanya sebagai pelengkap rasa, bukan minuman utama.
  2. Pilih produk dengan gula lebih rendah: Periksa label gizi pada kemasan.
  3. Padukan dengan makanan bergizi: Tambahkan SKM pada buah, oatmeal, atau yogurt untuk meningkatkan nilai gizi.
  4. Hindari untuk bayi dan anak di bawah 1 tahun: Bayi dan anak membutuhkan nutrisi dari ASI, susu formula, atau makanan padat yang sesuai usia.
  5. Sikat gigi secara teratur: Terutama setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Alternatif Susu yang Lebih Sehat

Selain SKM, pilih alternatif susu yang lebih bergizi:

  • Susu sapi segar: Memberi protein, kalsium, dan vitamin D.
  • Susu rendah lemak atau tanpa lemak: Mengurangi asupan lemak jenuh.
  • Susu nabati (almond, kedelai, oat): Cocok untuk alergi susu sapi atau gaya hidup vegan; pilih yang diperkaya kalsium dan vitamin D.
  • Yogurt: Memberi protein, kalsium, dan probiotik untuk kesehatan pencernaan.

Kesimpulan

Dengan demikian, nikmati susu kental manis secara bijak, hanya sebagai pelengkap rasa. Batasi konsumsi gula, padukan dengan makanan bergizi, dan pilih alternatif susu yang lebih sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Dengan langkah ini, SKM tetap terasa lezat, energi tubuh tetap terjaga, dan kesehatan tetap optimal.

Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/fakta-di-balik-susu-kental-manis-hanya-pelengkap-bukan-sumber-gizi-utama

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM

23 hours ago
23 hours ago
23 hours ago
23 hours ago
23 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!