Ilustrasi: Viralterkini.id Viralterkini.id – Pemerintah Singapura mulai merancang regulasi untuk mengendalikan blind box, atau kotak misteri.
Popularitas produk ini terus meningkat, namun banyak pakar menilai praktik ini menyerupai perjudian dan dapat mendorong perilaku belanja impulsif.
Blind box biasanya berisi mainan atau barang koleksi yang dibungkus rapat. Konsumen membayar untuk membuka kotak tanpa mengetahui isinya.
Mereka berharap memperoleh barang tertentu, termasuk versi langka dengan harga tinggi. Akibatnya, banyak pengamat menilai sistem ini berisiko, terutama bagi anak-anak.
Menurut AFP, Menteri Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam, pemerintah sedang merancang undang-undang yang mewajibkan penjual mengungkap peluang memperoleh barang tertentu secara jelas dan standar.
“Peraturan sedang disiapkan,” kata Shanmugam dalam keterangan resmi pada Kamis (2/12/2026).
Ia menambahkan bahwa anggota parlemen mendorong penerapan aturan ini karena risiko skema tersebut.
“Rekan-rekan di parlemen meminta pengungkapan peluang secara wajib dan terstandarisasi. Kami akan mempertimbangkan saran itu secara serius,” tegas Shanmugam.
Model bisnis blind box telah meningkatkan penjualan Pop Mart, produsen mainan asal Cina yang memiliki enam gerai di Singapura.
Popularitas blind box juga merambah dunia digital melalui mekanisme “gacha” di game online dan aplikasi, yang memberikan hadiah acak.
Meski digemari kolektor, regulator dan kritikus menilai sistem ini berisiko tinggi. Anak-anak lebih mudah terdorong belanja impulsif dan kecanduan sistem berbasis peluang.
Hingga kini, Pop Mart belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana regulasi baru ini. (**)
Tidak ada komentar