x Pulau Seribu Asri

Nova Arianto: Mental Jadi PR Besar Timnas U-17

waktu baca 4 menit
Kamis, 12 Feb 2026 09:10 30 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menegaskan pentingnya penguatan mental, keberanian dalam duel fisik, serta peningkatan jam terbang internasional bagi para pemainnya.

Penilaian tersebut disampaikan usai tim asuhannya menjalani dua laga uji coba melawan China U-17 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.

Pada laga uji coba kedua yang berlangsung Rabu, Timnas Indonesia U-17 kembali harus mengakui keunggulan China U-17 dengan skor tipis 2-3.

Hasil tersebut menyusul kekalahan telak 0-7 yang dialami Garuda Muda pada pertemuan pertama yang dimainkan di venue yang sama, Minggu (8/2).

Meski kembali menelan kekalahan, Nova menilai performa anak asuhnya mengalami perkembangan, terutama dari sisi mental dan keberanian bermain. Ia menyebut wajah permainan Indonesia pada laga kedua jauh berbeda dibandingkan pertemuan pertama.

“Hari ini kita melihat wajah pertandingan yang berbeda. Sebelumnya kita tahu kita kalah 7-0. Dan hari ini, walaupun hasilnya belum sesuai harapan, saya melihat pemain sudah berubah secara mental,” ujar Nova dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Menurut Nova, aspek mental menjadi fondasi utama bagi pemain muda untuk bisa bersaing di level internasional. Tanpa mental yang kuat, ia menilai akan sangat sulit menghadapi tim-tim dengan kualitas dan pengalaman seperti China.

“Menurut saya mental itu hal yang sangat penting. Kalau pemain tidak punya mental yang kuat, pasti kita akan kesulitan menghadapi tim sekelas China. Tapi hari ini saya senang karena semua pemain bekerja sama dengan luar biasa dan bermain disiplin sesuai instruksi,” katanya.

Nova menambahkan, sikap disiplin dan kerja sama tim yang ditunjukkan para pemain pada laga kedua harus terus dipertahankan dan menjadi bekal menghadapi agenda penting ke depan.

Timnas U-17 Indonesia dijadwalkan tampil di sejumlah turnamen resmi, termasuk Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17.

“Mereka ke depan akan bermain di Piala AFF dan Piala Asia. Harapannya, tradisi kita untuk bisa lolos ke Piala Dunia tetap bisa berjalan,” lanjut Nova.

Selain mental, Nova juga menyoroti peningkatan keberanian pemain dalam melakukan duel fisik. Ia menilai hal tersebut menjadi salah satu pembeda paling mencolok dibandingkan laga pertama, ketika banyak pemain Indonesia kalah dalam adu badan dengan lawan.

“Saya melihat hari ini pemain jauh lebih berani. Di pertandingan pertama, banyak pemain jatuh saat main body dengan pemain China. Sekarang mereka lebih siap dan lebih berani,” ujar Nova.

Meski demikian, Nova tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih terlihat, khususnya dalam hal pengalaman bertanding di level internasional.

Ia mengakui mayoritas pemain Timnas U-17 saat ini masih terbiasa bermain di kompetisi domestik seperti Elite Pro Academy (EPA).

Keterbatasan jam terbang tersebut membuat pemain masih membutuhkan proses adaptasi saat menghadapi lawan dengan intensitas, tempo, dan kekuatan fisik yang lebih tinggi.

“Sebagian besar pemain ini masih bermain di kompetisi lokal. Jadi saat menghadapi tim seperti China, adaptasinya memang tidak mudah,” ucapnya.

Karena itu, Nova menilai Timnas Indonesia U-17 membutuhkan lebih banyak pertandingan uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen besar.

Ia mencontohkan pengalaman tim pada periode sebelumnya yang mendapat banyak laga uji coba sebelum tampil di ajang resmi.

“Kita berharap pemain bisa mendapatkan jam terbang internasional yang cukup. Dulu, sebelum Piala Asia U-17 dan Piala Dunia U-17, tim bisa menjalani sekitar 17 pertandingan uji coba. Itu yang membuat pemain lebih siap,” jelas Nova.

Terkait kekalahan telak 0-7 pada laga pertama, Nova menegaskan hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Ia menyebut banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari kekalahan tersebut.

“Kekalahan itu jadi pelajaran besar buat kami. Dari situ kita evaluasi soal disiplin bertahan, keberanian duel, dan kepercayaan diri pemain,” katanya.

Nova berharap dua laga uji coba melawan China U-17 dapat menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia.

Ia optimistis, jika proses pembinaan berjalan konsisten dan diiringi dengan jam terbang internasional yang memadai, kualitas Timnas Indonesia U-17 akan terus meningkat.

“Semoga semua pemain bisa belajar dari dua pertandingan ini dan membawa pengalaman itu untuk pertandingan-pertandingan ke depan,” pungkas Nova. (ag/ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

INSTAGRAM

9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago
9 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!