x Pulau Seribu Asri

Final AFC Futsal Asian Cup 2026 : Indonesia Tanpa Beban, Iran Percaya Diri

waktu baca 3 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 11:27 20 M Ary K

Viralterkini.id, JAKARTA, 6 Februari 2026 – Tim Nasional Futsal Indonesia menatap laga bersejarah di Final AFC Futsal Asian Cup 2026 dengan penuh kepercayaan diri dan tanpa beban. Skuad Garuda akan menantang sang raja futsal Asia, Republik Islam Iran, di Indonesia Arena, Sabtu (7/2).

Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa status underdog justru menjadi keuntungan bagi timnya. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, tekanan besar justru sepenuhnya berada di pihak Iran yang memiliki tradisi panjang sebagai penguasa futsal Asia.

“Tekanan itu bukan di futsal. Futsal adalah kenikmatan (pleasure), bukan tekanan (pressure). Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iran-lah yang seharusnya tertekan karena mereka wajib menang,” ujar Hector dalam konferensi pers pra-pertandingan, Jumat (6/2).

Hector membeberkan data dominasi Iran di level Asia. Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya menelan empat kekalahan dan telah menjuarai Piala Asia Futsal sebanyak 13 kali dari 17 edisi.

“Jika Iran kalah besok, itu kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal karena kami underdog, tapi mereka tidak boleh,” tambahnya.

Kutukan Pelatih Spanyol untuk Iran
Hector juga menyinggung fakta menarik terkait sejarah kekalahan Iran di ajang Asia. Menurutnya, beberapa kekalahan langka Iran justru terjadi saat mereka menghadapi tim yang dilatih pelatih asal Spanyol.

“Mereka pernah kalah dua kali dari Miguel Rodrigo, dan dia orang Spanyol. Mereka juga kalah dari Pulpis pada 2012, dia juga orang Spanyol. Dan saya rasa Anda tahu saya berasal dari mana,” kata Hector dengan nada optimistis.

Brian Ick : Ini Rumah Kita
Pemain andalan Indonesia, Wendy Brian Lindrey Ick, menegaskan bahwa dukungan penuh suporter justru menjadi energi tambahan bagi tim, bukan tekanan. Bermain di hadapan sekitar 10 ribu penonton di Indonesia Arena, Brian menyebut laga final ini sebagai momentum emas.

“Tidak ada tekanan sama sekali. Ini pertama kalinya Indonesia masuk final. Justru ini rumah kita. Kami tidak mau kalah di rumah sendiri,” tegas Brian.

Fokus Pemulihan dan Bermain Cerdas
Menghadapi Iran yang memiliki waktu istirahat lebih panjang dan tidak menjalani laga hingga perpanjangan waktu di semifinal, Hector Souto menekankan pentingnya pemulihan fisik dan strategi bermain cerdas.

“Kami tidak bisa menekan tinggi selama 40 menit melawan tim sekuat Iran. Kami harus bermain pintar, mengatur tempo, dan membawa pertandingan hingga menit akhir dengan peluang menang,” jelasnya.

Meski mengakui kualitas individu pemain bintang Iran seperti Hossein Tayebi, Saeid Ahmad Abbasi, Moslem Oladghobad, dan Salar Aghapour, Hector menegaskan kekuatan utama Indonesia terletak pada kolektivitas dan kebersamaan tim.

Indonesia mencetak sejarah dengan lolos ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya, melanjutkan prestasi setelah menjuarai SEA Games dan ASEAN Futsal Championship. Di bawah asuhan Hector Souto, Indonesia kini menjelma menjadi kekuatan baru futsal Asia.

Iran Tetap Dingin Hadapi Psywar
Di sisi lain, Iran datang ke final dengan mentalitas juara yang telah mendarah daging. Pelatih Kepala Iran, Vahid Shamsaee, menanggapi dengan tenang perang urat saraf yang dilontarkan kubu Indonesia.

“Jumlah trofi kami memang berbeda jauh, tapi besok adalah pertandingan baru, hari yang baru, dan trofi yang baru. Kami menghormati pelatih Indonesia dan akan fokus bermain fair play,” ujar Vahid.

Vahid juga mengaku terkesan dengan atmosfer futsal Indonesia. Ia bahkan hadir langsung menyaksikan semifinal untuk merasakan dukungan suporter tuan rumah.

“Inilah keindahan futsal, tidak bisa diprediksi. Fans Indonesia sangat mencintai olahraga ini dan itu luar biasa,” katanya.

Pemain Iran, Mohammad Hossein Derakhshani, menegaskan bahwa tekanan adalah bagian dari kehidupan skuad Team Melli.

“Bagi kami, setiap pertandingan adalah final. Mentalitas kami adalah juara. Besok adalah final lainnya dan kami akan memberikan segalanya,” tegas Derakhshani.

Iran merupakan tim tersukses dalam sejarah AFC Futsal Asian Cup. Dengan kombinasi teknik tinggi dan kekuatan fisik, Team Melli berambisi mempertahankan dominasi mereka, sementara Indonesia siap menantang sejarah di rumah sendiri. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

5 hours ago
21 hours ago
21 hours ago
21 hours ago
22 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!