x Pulau Seribu Asri

Asian Food Trends: Evolusi Autentisitas Kuliner dan Peluang untuk Indonesia

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Feb 2026 08:27 33 Arthur

Viralterkini.id – Laporan Asian Food Trends baru-baru ini menunjukkan bahwa selera konsumen global kini semakin menuntut keaslian rasa dan kuliner regional Asia, bukan sekadar versi “generik Asia” atau fusion yang tidak jelas.

Tren ini mendorong restoran dan brand makanan untuk mengangkat cita rasa spesifik seperti Northern ThaiSichuan, hingga Hokkaido Japanese ke level utama dalam menu.

Konsumen, terutama di pasar Amerika Serikat, mencari pengalaman kuliner yang memang menghormati tradisi dan karakter tiap kawasan Asia, bukan sekadar campuran rasa tanpa akar budaya.

Dominasi Cita Rasa Asia dalam Menu Global

Menurut analisis menu data, beberapa masakan Asia kini semakin sering tampil di menu restoran di luar Asia:

  • Thai cuisine paling banyak muncul (53% restoran),
  • Japanese cuisine (48%),
  • Korean cuisine (44%),
  • Indian cuisine (37%).

Sementara itu, masakan Filipino menjadi segmen yang paling cepat berkembang, meski baru ~10% dalam penetrasi menu.

Bahan dan Rasa yang Menjadi Tren

Beberapa bahan tradisional Asia menunjukkan pertumbuhan penggunaan yang signifikan di restoran global:

  • Gochujang (pasta cabai Korea) ramai digunakan dalam hidangan modern,
  • Yuzu kosho (campuran yuzu & cabai Jepang) tumbuh 63% dalam empat tahun terakhir,
  • Black garlic meroket di pasar tertentu seperti Midwest Amerika.

Selain itu, salted egg yolk yang dulu lebih umum di Asia kini muncul di aplikasi kreatif seperti topping pada minuman atau dessert.

Peluang untuk Pasar Indonesia

Tren ini membuka peluang besar bagi industri makanan dan minuman di Indonesia:

  • Restoran Indonesia bisa mengangkat aspek regional seperti kuliner Betawi, Padang, hingga Manado dengan pendekatan autentik agar bisa bersaing di kancah internasional.
  • UMKM kuliner lokal dapat memanfaatkan tren renyahnya makanan Asia melalui pengembangan produk snack khas Indonesia yang digabungkan dengan teknik penyajian modern yang digemari Gen Z.
  • Lebih jauh lagi, bahan unik seperti tempe fermentasi, jamu herbal, dan sambal tradisional Indonesia bisa dipromosikan sebagai pantry staple modern selain gochujang atau yuzu kosho.

Pengaruh Generasi dan Pengalaman Makan

Data juga menunjukkan bahwa tren makanan Asia sangat dipengaruhi oleh generasi:

  • Gen Z sangat tertarik dengan hidangan Korea jalanan seperti tteokbokki dan Korean corn dog, bahkan minuman seperti soju juga meningkat peminatnya.
  • Millennials lebih suka makanan seperti karaage Jepang dan inovasi seperti sushi burrito karena presentasi yang Instagram-worthy.
  • Generasi X dan Baby Boomers menunjukkan preferensi pada rasa tradisional namun ditingkatkan melalui kondimen premium atau sajian klasik dengan sentuhan modern.

Perubahan di Ritel dan Pantry Rumah Tangga

Tidak hanya di restoran, tren ini juga menyentuh pasar ritel. Merek-merek milik komunitas Asia (AAPI) mulai mengeluarkan pantry staple authentik yang memudahkan konsumen mempersiapkan masakan Asia di rumah, seperti saus atau bahan siap pakai premium yang mengekspresikan cita rasa budaya.

Masa Depan Kuliner Asia

Masa depan makanan Asia bukan soal general Asian fusion, tetapi tentang hyper-specific regional cuisines — misalnya membedakan masakan Sichuan dari masakan Cina secara umum. Rasa premium seperti wagyu Asian style, uni (bulu babi), dan integrasi truffle bahkan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat.

Selain itu, konsumen kini lebih memilih pengalaman kuliner interaktif, seperti Korean BBQ, hot pot, atau konsep DIY Asian bowls, yang memungkinkan pelanggan ikut menyesuaikan hidangan mereka sesuai cita rasa pribadi.

What This Means for Indonesia

Untuk pelaku kuliner di Indonesia, tren ini bisa dioptimalkan melalui:

  • Kolaborasi chef Indonesia dengan komunitas kuliner internasional untuk memperkenalkan masakan Nusantara secara autentik.
  • Penerapan teknologi digital untuk edukasi pelanggan tentang asal usul rasa dan bahan di balik setiap hidangan.
  • Inovasi menu restoran lokal agar masakan khas kampung tetap relevan di era global food trends seperti sekarang. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

36 minutes ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!