MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 2 musim 2025–2026 melahirkan juara-juara baru setelah bergulir di Lapangan Chandradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig Bandung pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026.Foto : Viralterkini.id/AG Viralterkini.id, Jakarta – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 2 musim 2025–2026 melahirkan juara-juara baru setelah bergulir di Lapangan Chandradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig Bandung pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026.
SDN 035 Soka tampil sebagai kampiun Kategori Usia (KU) 10, sementara SDN 036 Ujungberung keluar sebagai juara KU 12, menegaskan ketatnya persaingan sepak bola putri usia dini di Kota Bandung.
Keberhasilan dua sekolah dasar tersebut menandai meningkatnya kualitas kompetisi MLSC yang diikuti 2.154 peserta dari berbagai sekolah di Bandung.
Turnamen ini kembali menjadi panggung pembinaan sepak bola putri usia dini yang kompetitif sekaligus sarana pencarian bakat masa depan.
Pada partai final KU 10 yang berlangsung di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, SDN 035 Soka tampil dominan saat menghadapi SDN 091 Cibeureum Kota Bandung.
Sejak awal pertandingan, SDN 035 Soka menguasai permainan dan berhasil mengunci kemenangan dengan skor 2-0.
Gol pembuka dicetak kapten tim Mikhayla Putri Ferdiansyah pada menit keempat melalui penyelesaian cepat di depan gawang.
Keunggulan tersebut diperbesar oleh Allya Khaira Rahman lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-14 yang gagal diantisipasi kiper lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, SDN 091 Cibeureum tidak mampu membalas.
Kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa bagi SDN 035 Soka setelah dua edisi sebelumnya gagal meraih gelar juara.
Pada MLSC Bandung 2025, mereka hanya finis sebagai runner-up, sementara pada Seri 1 musim 2025–2026 harus tersingkir di babak perempat final.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menilai munculnya juara baru menjadi indikator positif perkembangan kompetisi. Ia menyebut intensitas latihan dan motivasi pemain menjadi faktor utama meningkatnya kualitas permainan.
“Kita bisa melihat hasil juara ini membuktikan bahwa mereka sudah semakin rutin berlatih. Ada keinginan kuat untuk tidak kalah dan meraih hasil lebih baik dari seri sebelumnya. Persaingan di setiap seri semakin sengit dan tidak lagi didominasi satu tim saja,” ujar Timo di Lapangan Chandradimuka, Minggu (1/2/2026).
Pandangan serupa disampaikan Asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17 tahun 2025, Dian Nadia Mutiara. Menurutnya, MLSC memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pembibitan pesepakbola putri sejak usia dini.
“Dari turnamen ini, bibit-bibit pesepakbola potensial bermunculan. Mereka inilah yang ke depan berpeluang menjadi tim nasional putri Indonesia,” kata Dian.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta MLSC Bandung Seri 2 yang dinilai mengalami peningkatan signifikan dibanding seri sebelumnya, baik dari segi jumlah maupun kemampuan teknik dasar.
“Peserta di Bandung terlihat sangat skillful dan menjiwai permainan. Dibanding seri pertama, perkembangannya cukup signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, laga final KU 12 yang digelar di Stadion Sidolig Bandung berlangsung lebih ketat. SDN 036 Ujungberung harus berjuang keras menghadapi SDN Citrasari. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal 2×15 menit.
Penentuan juara akhirnya dilakukan melalui adu penalti. SDN 036 Ujungberung tampil lebih tenang dan sukses menang dengan skor 2-1, sekaligus memastikan gelar juara KU 12 MLSC Bandung Seri 2 musim 2025–2026.
Pelatih SDN 036 Ujungberung, Ikbar Helmi Athalah, menyebut kesiapan mental pemain menjadi kunci kemenangan timnya. Ia menilai tambahan porsi latihan menjelang turnamen berdampak positif pada performa anak asuhnya.
“Berkat latihan yang kami tingkatkan menjelang turnamen, anak-anak lebih siap secara teknik dan mental. Semoga capaian ini bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas ke depan,” ujar Ikbar.
Selain menentukan juara, MLSC Bandung Seri 2 juga memberikan sejumlah penghargaan individu dan tim. Pada KU 10, gelar top scorer diraih Naurah Fahir Nadia Tuzahra dari SDN 188 Bandung Baru dengan koleksi 32 gol.
Predikat pemain terbaik disematkan kepada Afiqa Putri Kania dari SDN 091 Cibeureum Kota Bandung, sementara kiper terbaik diraih Aretha Hayfa Faranisa dari SDN 035 Soka. Penghargaan fair play diberikan kepada SDN 188 Bandung Baru.
Di KU 12, Sandrina Rachelia Suprapto dari SDN 043 Cimuncang keluar sebagai top scorer dengan 15 gol. Gelar pemain terbaik diraih Putri Anggraeni Rahayu dari SDN 004 Cisaranten Kulon, kiper terbaik Kayla Adiva Dwi Putri dari SDN 027 Cicadas, dan penghargaan fair play diberikan kepada SDN 021 Ciporeat.
Hasil MLSC Bandung Seri 2 ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola putri usia dini dan menjadi fondasi bagi prestasi sepak bola putri Indonesia di masa depan. (AG/MA)
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025 – 2026:
Kategori Usia 10 :
Champion : SDN 035 Soka
Runner-up : SDN 091 Cibeureum Kota Bandung
Semifinalis : SDN 147 Citarip Barat & SDN 167 Mengger Girang
Top Scorer : Naurah Fahir Nadia Tuzahra – SDN 188 Bandung Baru (32 gol).
Best Player : Afiqa Putri Kania – SDN 091 Cibeureum Kota Bandung
Best Goalkeeper : Aretha Hayfa Faranisa – SDN 035 Soka
Fairplay Team : SDN 188 Bandung Baru
Kategori Usia 12 :
Champion : SDN 036 Ujungberung
Runner-up : SDN Citrasari
Semifinalis : SDN 004 Cisarenten Kulon
Top Scorer : Sandrina Rachelia Suprapto – SDN 043 Cimuncang (15 gol)
Best Player : Putri Anggraeni Rahayu – SDN 004 Cisaranten Kulon
Best Goalkeeper : Kayla Adiva Dwi Putri – SDN 027 Cicadas
Fairplay Team : SDN 021 Ciporeat.
Tidak ada komentar