Pegolf Korea Selatan Kim Seoyoon tampil impresif untuk mengambil alih posisi puncak klasemen Indonesia Women’s Open 2026. (Foto: IWO) Viralterkini.id, Jakarta – Perubahan terjadi di puncak klasemen Indonesia Women’s Open presented by BTN usai berakhirnya putaran kedua yang dimainkan di Damai Indah Golf–BSD Course, Sabtu (31/1/2025).
Pegolf Korea Selatan Kim Seoyoon2 tampil impresif untuk mengambil alih posisi teratas sekaligus menjadi pemilik skor terendah turnamen hingga 36 hole.
Kim Seoyoon2 membukukan skor gemilang 64 pukulan atau 8-di bawah-par pada putaran kedua. Hasil tersebut membuat pegolf berusia 23 tahun itu mengoleksi total 134 pukulan (10-di bawah-par), unggul satu pukulan dari pesaing terdekatnya.
Tak hanya mencetak skor terendah turnamen berhadiah total US$600 ribu ini, Kim juga tampil nyaris sempurna tanpa satu pun bogey sepanjang putaran kedua.
Keberhasilan Kim Seoyoon2 menggeser Hwang Yeonseo, yang sebelumnya memimpin klasemen setelah putaran pertama. Yeonseo harus turun ke posisi T3 usai mencatatkan bogey di hole-hole akhir, sehingga finis dengan total 136 pukulan (8-di bawah-par).
“Saya merasa pukulan driver dan iron berjalan sesuai dengan yang saya harapkan. Permainan di green pada first nine memang belum terlalu bagus, tetapi putting saya jauh lebih baik di back nine,” ujar Kim Seoyoon2.
Ia mencatat delapan birdie di sembilan hole terakhir, yang menjadi kunci lonjakan posisinya di papan klasemen.
Kim mengaku tetap akan mempertahankan strategi agresif pada putaran final.
“Saya memang bermain menyerang, tetapi tetap menjaga agresivitas. Besok saya akan tetap bermain dengan pendekatan yang sama,” kata Kim, yang telah mengoleksi tiga gelar KLPGA Dream Tour sejak beralih ke profesional pada 2021.
Di posisi kedua klasemen sementara, muncul wajah baru yang mencuri perhatian, yakni pegolf amatir asal Thailand Prim Prachanakorn. Prim mencatatkan skor 66 pukulan pada putaran kedua dan mengoleksi total 135 pukulan (9-di bawah-par).
Juara Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 itu berpeluang besar merebut gelar low amateur apabila mampu mempertahankan performanya hingga putaran akhir.
Sementara itu, dua pegolf Indonesia masih menjaga peluang dalam kategori masing-masing. Kristina Natalia Yoko menjadi wakil terbaik profesional Indonesia dengan total skor 138 pukulan (6-di bawah-par) setelah mencatatkan 70 pukulan di putaran kedua.
Meski tertinggal empat pukulan dari pemimpin klasemen, Yoko tetap optimistis menghadapi putaran penentuan.
“Tekanan pasti ada, tapi saya bersyukur masih bisa merasakan tekanan ini. Itu juga sebuah privilege. Kita lihat hasilnya besok,” ujar Yoko, yang sementara berada di posisi T9.
Dari sektor amatir Indonesia, Sania Talitha Wahyudi masih menunjukkan performa konsisten. Atlet tim nasional Indonesia tersebut mengoleksi total 139 pukulan (5-di bawah-par) dan menempati posisi kompetitif dalam perebutan gelar low amateur. Sania hanya terpaut empat pukulan dari Prim Prachanakorn.
Turnamen ini menetapkan 65 pegolf yang berhak melaju ke putaran final pada Minggu (1/2). Batas cut ditetapkan pada total skor 146 pukulan (2-di atas-par). Dari jumlah tersebut, lima pegolf Indonesia berhasil lolos, menjadi pencapaian terbaik sepanjang penyelenggaraan Indonesia Women’s Open.
Selain Yoko dan Sania, tiga pegolf lainnya yang melaju adalah Holly Victoria Halim, Meva Helina Schmit, dan Patricia Sinolungan. Pada edisi sebelumnya, Indonesia hanya diwakili dua pegolf di putaran final.
Indonesia Women’s Open presented by BTN tahun ini menjadi bagian dari Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) Series Tour 2026. Meski merupakan turnamen pembuka APAC Circuit di Indonesia, ajang ini menjadi seri kedua setelah Taiwan Mobile Ladies Open yang digelar pada Desember 2025.
Edisi kedua women’s national open Indonesia ini diikuti pegolf-pegolf elite dari KLPGA Dream Tour serta pemain top dari lebih dari 12 negara Asia-Pasifik, menjadikan turnamen ini salah satu panggung kompetisi golf wanita paling bergengsi di kawasan.
Putaran final pada Minggu (1/2) diprediksi berlangsung ketat, dengan persaingan antara pegolf Korea, Thailand, dan tuan rumah Indonesia dalam perebutan gelar juara maupun kategori amatir terbaik.
Tidak ada komentar