x Pulau Seribu Asri

Dobrak Standar WHO, Rahasia Pangan Lokal Bawa Halteng Juara Nasional PMT dan Pangkas Stunting 14,8 Persen

waktu baca 3 menit
Selasa, 27 Jan 2026 18:14 160 Dano

Viralterkini.id, ​WEDA – Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) sukses mengguncang panggung kesehatan nasional di awal tahun 2026. Daerah ini resmi dinobatkan sebagai Juara Pertama Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Terbaik Regional III yang mencakup wilayah Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Prestasi fenomenal ini diraih setelah Halteng mencatatkan rekor penurunan prevalensi stunting paling drastis di Indonesia dalam satu tahun terakhir.

​Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Halteng anjlok dari 29,5% pada 2024 menjadi 14,7% pada akhir 2025.

Penurunan tajam sebesar 14,8% ini diperkuat oleh data SIGIZI KESGA Kemenkes RI yang mencatat prevalensi riil di lapangan kini menyentuh angka 2,80%.

Capaian tersebut tidak hanya mendobrak ambang batas WHO sebesar 20%, tetapi juga memposisikan Halteng sebagai model transformasi gizi terbaik di Indonesia Timur.

WhatsApp Image 2026-01-27 at 5.54.00 PM(1)
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji disambut beberapa anak Foto: Dok. Humas Pemkab Halteng

Rahasia Pangan Lokal dan Sinergi Kepemimpinan
​Rahasia di balik transformasi luar biasa ini terletak pada keberanian Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil  (IMS-ADIL) dalam mengandalkan kedaulatan pangan lokal.

Melalui program IMS-ADIL, pemerintah daerah memaksimalkan potensi protein laut dan hasil bumi segar desa setempat sebagai nutrisi utama balita. Strategi ini terbukti jauh lebih efektif dalam memperbaiki status gizi anak dibandingkan dengan penggunaan produk olahan pabrikan atau bantuan konvensional.

​Wakil Bupati Ahlan Djumadil memastikan bahwa pemanfaatan pangan lokal ini tidak hanya memberikan dampak kesehatan, tetapi juga menggerakkan ekonomi nelayan dan petani.

Dengan asupan nutrisi berkualitas yang tersedia melimpah di alam, angka prevalensi gizi buruk dapat ditekan secara masif hingga ke level terendah. Keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi kepemimpinan yang fokus pada potensi daerah mampu menjadi solusi permanen bagi masalah kesehatan nasional.

Politik Anggaran: Investasi Fiskal Rp6,96 Miliar
​Keberhasilan teknis tersebut didukung sepenuhnya oleh desain politik anggaran yang progresif di bawah pengawasan Sekretaris Daerah (Sekda) Bahri Sudirman. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengalokasikan anggaran fantastis senilai Rp6,96 Miliar untuk intervensi kesehatan ibu dan anak.

Dana ini disalurkan sebagai dukungan finansial langsung bagi 2.687 ibu hamil dan ibu menyusui demi menjamin kualitas gizi sejak dalam kandungan.

​Setiap ibu hamil di Halmahera Tengah menerima insentif sebesar Rp1.000.000 per bulan, sementara ibu menyusui mendapatkan bantuan senilai Rp1.000.000 per bulan.

Sekda Bahri Sudirman berperan vital dalam memastikan orkestrasi anggaran ini berjalan presisi, transparan, dan tepat sasaran ke seluruh pelosok daerah.

Gambaran politik anggaran ini mencerminkan pergeseran paradigma dari belanja rutin birokrasi menjadi belanja investasi manusia yang terukur dan berdampak luas.

WhatsApp Image 2026-01-27 at 5.54.02 PM

Bupati : Juara adalah Bonus, Fokus Utama Kemanusiaan
​Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa gelar Juara Nasional yang diraih Halmahera Tengah merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat.

Bupati menyebut penghargaan ini sebagai validasi bahwa kebijakan berbasis kearifan lokal mampu berbicara banyak di level tertinggi.

Prestasi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam mewujudkan “Generasi Fogogoru” yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.

​”Penghargaan juara nasional ini hanyalah bonus dari sebuah komitmen kemanusiaan yang lebih besar untuk menyelamatkan generasi depan kita. Tujuan utama kami bukan sekadar trofi, melainkan memastikan tidak ada satu pun anak di Halmahera Tengah yang tumbuh dalam bayang-bayang stunting,” ujar Bupati Ikram dengan penuh optimisme.

Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah kini membidik target perluasan cakupan layanan kesehatan gratis hingga menjangkau 90% populasi warga. (dano)

WhatsApp Image 2026-01-27 at 5.54.02 PM(1)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!