x Pulau Seribu Asri

Gempar! Amerika Serikat Mulai Bergejolak, Agen Federal Tembak Mati Warga Sendiri, Gedung Putih Jadi Sorotan

waktu baca 3 menit
Senin, 26 Jan 2026 09:51 52 Arthur

Viralterkini.id – Insiden penembakan fatal oleh agen federal Amerika Serikat terhadap seorang warga negara sendiri di Minneapolis, Minnesota memicu gelombang protes, kecaman pejabat lokal, dan tekanan politik yang signifikan terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) ketika agen Patroli Perbatasan AS (U.S. Border Patrol) menembak dan membunuh Alex Pretti.

Diketahui, Pretti adalah seorang perawat unit perawatan intensif berusia 37 tahun, di jalanan Minneapolis sebagai bagian dari operasi penegakan imigrasi yang tengah diperluas pemerintah federal.

Video warga yang tersebar menunjukkan bagaimana Pretti diperlakukan sebelum ditembak, memperkuat keraguan publik terhadap narasi resmi pemerintah. 

Dalam konferensi pers yang dikutip oleh media internasional, Komandan Patroli Perbatasan Greg Bovino berusaha membela tindakan tersebut.

Ia mengatakan bahwa agen sedang melakukan operasi terhadap seorang “alien ilegal” ketika seorang pria mendekat dengan “sebuah senapan semi-otomatis 9 mm” dan “melawan secara agresif ketika agen berusaha melucuti senjatanya”.

“Ini terlihat seperti situasi di mana individu ingin melakukan kerusakan maksimal dan membantai penegak hukum,” ujar Bovino, dikutip dari Reuters, Senin (26/1/2026). 

Namun, narasi tersebut ditolak keras oleh pejabat lokal. Gubernur Minnesota Tim Walz mengecam tindakan federal dan meminta agar operasi tersebut dihentikan.

“Minnesota sudah cukup. Ini menjijikkan. Presiden harus menghentikan operasi ini. Keluarkan ribuan petugas yang kekerasannya tidak terlatih dari Minnesota. Sekarang,” tegas Walz dalam pernyataan kepada media, mengkritik keras kehadiran dan langkah agen federal. 

Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara turut mengomentari situasi di lokasi kejadian sebagai sangat volatile dan penuh ketegangan.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan kepada kerumunan yang berkumpul untuk membubarkan diri saat ketegangan meningkat di area selatan kota. 

Kemarahan publik semakin memuncak melalui respons langsung dari Walikota Minneapolis Jacob Frey, yang mengecam keras kebijakan penegakan imigrasi tersebut.

“Berapa banyak lagi penduduk, berapa banyak lagi warga Amerika yang perlu meninggal atau terluka parah sebelum operasi ini berakhir? Berapa banyak lagi nyawa yang harus hilang sebelum pemerintahan ini menyadari bahwa narasi politik tidak lebih penting daripada nilai-nilai Amerika?” ujar Frey dalam konferensi pers yang dikutip media internasional. 

Keluarga Pretti juga angkat suara atas tragedi itu. Dalam pernyataan bersama mereka menyatakan bahwa tuduhan pemerintah federal tentang tindakan putra mereka tidak benar dan menyebut narasi resmi sebagai “kebohongan yang menjijikkan.”

Mereka bersikeras bahwa saat kejadian, Pretti hanya memegang ponsel, bukan senjata, dan sedang berusaha membantu seorang wanita yang dijatuhkan oleh agen sebelum insiden fatal itu terjadi. 

Peristiwa ini terjadi di tengah penegakan imigrasi yang diperluas oleh pemerintahan Trump di Minneapolis, yang telah mengalami protes dan ketegangan sejak awal Januari terkait operasi serupa yang menyebabkan kematian warga sebelumnya.

Banyak penduduk dan pemimpin lokal menilai operasi tersebut sebagai penggunaan kekuatan federal yang tidak proporsional dan meminta agar otoritas federal bekerja sama dengan penyelidikan negara bagian. 

Dengan meningkatnya protes dan kritik dari tokoh politik kedua partai, insiden ini semakin membawa ketegangan federal-negara bagian ke permukaan.

Hal ini juga akan membuka perdebatan luas tentang kebijakan penegakan imigrasi, hak sipil warga negara, dan batas kewenangan aparat federal dalam operasi domestik. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

16 hours ago
17 hours ago
18 hours ago
19 hours ago
19 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!