x Pulau Seribu Asri

Gelombang Baru Investor Rusia Masuk RI, Pulau Jawa Jadi Magnet

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jan 2026 23:02 94 Arthur

Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, Indonesia justru kian menguat posisinya sebagai tujuan investasi. Tak hanya menarik minat investor dari Asia Timur dan Eropa Barat, kini Rusia mulai melirik Indonesia sebagai basis kolaborasi ekonomi baru.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat, mengungkapkan Indonesia masuk dalam radar investasi kawasan Asia Pasifik, terutama pada sektor logistik dan industri.

“Kalau merujuk Asia Pasifik Property Outlook 2026, khususnya pada dimensi logistik dan industrial, Indonesia termasuk negara yang masuk radar investasi para investor,” kata Syarifah, dikutip dari CNBC (23/1/2026).

Ia menjelaskan, posisi Indonesia di kawasan sejajar dengan Malaysia, Thailand, dan India, terutama untuk pengembangan sci-tech industry. Dalam konteks ini, Rusia mulai memosisikan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan utama investasi dan kerja sama jangka panjang.

Ketertarikan investor Rusia, menurut Syarifah, didorong oleh struktur ekonomi dan demografi Indonesia yang sangat menjanjikan.

“Kita ini emerging market dengan sekitar 280 juta penduduk, dan porsi terbesarnya adalah usia produktif atau demographic dividend. Artinya, tingkat belanja tinggi dan pasarnya sangat potensial,” jelasnya.

Dari sisi sektor, investasi Rusia tidak hanya terfokus pada satu bidang. Sejumlah sektor strategis disebut menjadi incaran utama.

“Secara umum, keunggulan yang dicari industri Rusia untuk berkolaborasi di Indonesia antara lain sektor kimia, healthcare, dan di sektor properti ada hospitality,” ujarnya.

Selain sektor, pemilihan wilayah investasi juga menjadi perhatian penting. Pulau Jawa dinilai masih menjadi pusat gravitasi pengembangan industri nasional.

“Untuk industri, fokusnya masih di Pulau Jawa. Tapi sebarannya sangat tergantung pada spesifikasi industrinya,” kata Syarifah.

Untuk industri berteknologi tinggi, investor cenderung mengincar koridor timur Jawa, yang dikenal sebagai kawasan manufaktur modern.

High technology itu mayoritas berada di eastern corridor seperti Cikarang, Bekasi, dan Karawang. Di sana ada elektronik, data center, hingga otomotif,” ungkapnya.

Seiring perkembangan industri kendaraan listrik, kawasan ini juga mulai meluas hingga Subang.

“EV itu sudah mulai extend sampai Subang. Investor akan mengikuti spesifikasi industrinya,” tambahnya.

Sementara itu, koridor barat Jawa memiliki karakter industri yang berbeda, dengan fokus pada industri berbasis material dasar dan konsumsi.

“Di western corridor, dominannya steel-based, kimia, FMCG, dan F&B,” jelas Syarifah.

Di kawasan timur Pulau Jawa, peluang investasi juga semakin terbuka, khususnya di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Kawasan ini mulai berkembang untuk sektor kesehatan dan farmasi.

“Di timur itu mulai berkembang healthcare, farmasi, dan apotekeri, selain FMCG dan F&B,” katanya.

Syarifah juga menyoroti Gresik sebagai kawasan berbasis sumber daya yang kini berkembang pesat dan menarik minat perusahaan multinasional.

“Gresik itu resource-based dan sudah ada perusahaan multinasional besar yang berkembang di sana,” ujarnya.

Ia menegaskan, pada akhirnya investor akan melihat spesialisasi masing-masing sub-market kawasan industri sebelum memutuskan berinvestasi.

“Mereka akan melihat spesialisasi dari setiap sub-market kawasan industri, lalu masuk di situ. Dan sejauh ini, Pulau Jawa masih menjadi lokasi paling menonjol untuk pengembangan industri,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Akhmad Ma’ruf Maulana, mengonfirmasi mulai masuknya investor Rusia ke kawasan industri di Indonesia.

“Ada, ini Rusia kita masuk. Kita dapat Rusia masuk 10 perusahaan. Masuk ke kawasan industri di Jawa dan juga di luar Jawa,” kata Ma’ruf. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

13 hours ago
14 hours ago
16 hours ago
16 hours ago
16 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!