Tim SAR gabungan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 dari pegunungan Bulusaraung, Pangkep-Maros, Jumat (23/1/2026). Foto: Tim SAR Viralterkini.id – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 akhirnya resmi ditutup. Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban terakhir pada Jumat pagi, 22 Januari, di area jurang Bulusaraung, tidak jauh dari titik utama lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, seluruh penumpang dan awak pesawat yang mengalami kecelakaan tragis itu dinyatakan telah ditemukan setelah tujuh hari pencarian intensif.
Kepastian ini disampaikan Kepala Seksi Operasi Basarnas Kota Makassar, Andi Sultan, usai menerima laporan langsung dari tim SAR di lapangan.
“Pagi ini kami menerima laporan dari tim SAR gabungan bahwa dua korban terakhir telah ditemukan di jurang. Dengan demikian, seluruh korban jatuhnya pesawat sudah ditemukan semuanya,” ujar Andi Sultan.
Ia menjelaskan, proses evakuasi dua korban terakhir berlangsung cukup sulit. Posisi korban berada di jurang dengan medan terjal dan curam, sehingga menyulitkan proses penurunan maupun pengangkatan korban.
Menurut Andi Sultan, tim SAR harus bekerja ekstra dengan tetap mengedepankan keselamatan personel, mengingat kondisi geografis yang ekstrem dan berisiko tinggi.
Sejak hari pertama kejadian, operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, hingga relawan. Seluruh tim dikerahkan secara maksimal untuk menyisir area pencarian, termasuk lereng-lereng terjal dan jurang di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Upaya pencarian dilakukan secara menyeluruh dan berlapis, menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta kontur medan pegunungan yang menantang.
Dengan tuntasnya operasi SAR ini, fokus penanganan selanjutnya akan dialihkan pada proses penanganan korban serta tahapan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (**)
Tidak ada komentar