x Pulau Seribu Asri

Kepercayaan Internasional Menguat, Dua Mahasiswa Prancis Ikuti Program Akademik dan Magang di Unpatti

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jan 2026 21:27 73 Arthur

Viralterkini.id, Maluku – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menorehkan capaian penting dalam peta pendidikan global. Pada tahun akademik 2025–2026, dua mahasiswa asal Prancis resmi menempuh pendidikan di kampus kebanggaan Maluku tersebut.

Mereka adalah Alix Fernandez dan Adrien Vitton-Mea, yang bergabung di Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi, Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi.

Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menyebut kehadiran mahasiswa asing ini sebagai momentum strategis sekaligus simbol kepercayaan internasional terhadap kualitas akademik Unpatti.

“Kehadiran mahasiswa asing merupakan kebanggaan bagi kami dan menjadi bukti bahwa Unpatti dipercaya oleh dunia internasional. Ini adalah pengakuan atas mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat yang terus kami kembangkan,” ujar Fredy dalam keterangannya, Rabu (21/1).

Fredy menjelaskan, kedua mahasiswa tersebut akan mengikuti kegiatan akademik dan program magang dengan durasi yang fleksibel, mulai dari sekitar lima bulan hingga lebih dari lima tahun, sesuai dengan skema pendidikan dan kerja sama akademik yang dijalani.

Menurutnya, partisipasi mahasiswa asing tidak hanya berdampak pada suasana akademik yang lebih dinamis, tetapi juga memberikan nilai tambah strategis bagi peningkatan mutu dan akreditasi program studi.

“Program Studi Fisika Unpatti saat ini telah meraih akreditasi unggul. Kehadiran mahasiswa internasional akan semakin memperkuat posisi akademik kami, baik di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Ketua Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti, Ronaldo Talapessy, menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa asing dengan masa tinggal lebih dari empat bulan ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di Jurusan Fisika Unpatti.

“Ini menjadi tonggak penting bagi Jurusan Fisika. Kehadiran mahasiswa internasional memberikan manfaat signifikan, terutama bagi Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi yang baru dibuka tahun lalu dan kini memasuki angkatan pertamanya,” jelas Ronaldo.

Ia menilai, interaksi lintas budaya dan akademik akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus mempercepat penguatan prodi baru tersebut.

Sementara itu, Alix Fernandez mengaku terkesan dengan atmosfer akademik di Universitas Pattimura. Ia menyampaikan apresiasinya atas kesempatan berdialog langsung dengan para guru besar, dosen, dan sivitas akademika Unpatti.

“Saya merasa diterima dengan sangat baik. Diskusi akademik di sini terbuka dan hangat. Saya berharap kerja sama akademik dan program magang ini dapat terus berlanjut dan berkembang secara berkelanjutan,” ungkap Alix.

Hal senada disampaikan Adrien Vitton-Mea, yang menyatakan komitmennya untuk menekuni kegiatan penelitian selama berada di Unpatti.

“Saya ingin fokus pada penelitian dan berkontribusi secara maksimal. Harapannya, pada akhir program magang ini kami dapat menghasilkan capaian yang optimal dan bermanfaat,” katanya.

Kehadiran mahasiswa asal Prancis ini menegaskan langkah Universitas Pattimura dalam memperluas jejaring internasional, sekaligus memperkuat posisi pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia sebagai bagian dari ekosistem akademik global. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
15 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!