x Pulau Seribu Asri

Manuver Damai di Tengah Perang, Trump Ajak Putin ke Dewan Perdamaian Gaza

waktu baca 3 menit
Selasa, 20 Jan 2026 12:54 85 Arthur

Viralterkini.id – Di tengah kebuntuan upaya mengakhiri perang di Ukraina dan berlarutnya konflik Gaza, Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.

Informasi tersebut mencuat pada Senin (19/1/2026), saat perang Rusia–Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun masih belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Trump sebelumnya berulang kali menyatakan ambisinya untuk menghentikan perang tersebut, bahkan pernah mengklaim mampu mengakhirinya dalam 24 jam setelah menjabat. Namun, klaim itu hingga kini belum terwujud.

Di lapangan, konflik terus berlanjut sebagai perang atrisi. Sementara itu, berbagai upaya diplomasi masih berjalan, tetapi kembali kehilangan momentum.

Gedung Putih dilaporkan telah menghubungi sejumlah tokoh dunia untuk duduk dalam Dewan Perdamaian yang akan diketuai langsung oleh Trump. Forum ini diklaim bertujuan menangani penyelesaian konflik global sekaligus mengawasi tata kelola dan rekonstruksi Gaza.

“Presiden Putin juga menerima undangan untuk bergabung dengan dewan perdamaian ini,” ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (20/1/2026).

Peskov menyatakan Rusia tengah berupaya mengklarifikasi seluruh aspek tawaran tersebut dengan Washington. Namun, ia belum mengungkapkan sikap Putin terkait kemungkinan menerima atau menolak undangan itu.

Selain Putin, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, sekutu dekat Kremlin, juga disebut masuk dalam daftar undangan Trump.

Dewan Perdamaian yang digagas Trump disebut akan menjalankan rencana 20 poin untuk mengakhiri perang Israel di Gaza. Struktur dewan ini dirancang dalam tiga tingkat pemerintahan dan melibatkan perwakilan dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan negara-negara Arab.

Meski begitu, sejumlah pakar mengkritik rencana tersebut. Mereka menilai struktur dewan menempatkan Trump, pejabat pro-Israel seperti Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, serta figur kontroversial di kawasan, termasuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, di posisi puncak.

Sebaliknya, perwakilan Palestina ditempatkan di tingkat ketiga dengan peran yang bersifat administratif dan municipal.

Selama bertahun-tahun, Moskow berupaya menjaga keseimbangan hubungan dengan aktor-aktor utama di Timur Tengah, termasuk Israel dan Palestina. Namun, sejak dimulainya perang Israel di Gaza yang telah berlangsung lebih dari dua tahun serta invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, posisi Kremlin mulai bergeser.

Putin kini tampak menjauh dari Israel dan memperkuat hubungan dengan pihak-pihak yang berseberangan dengan Tel Aviv, termasuk Iran. Pada saat yang sama, Moskow juga aktif membangun kedekatan dengan negara-negara Teluk Arab, seiring meningkatnya isolasi Rusia dari negara-negara Barat.

Putin sebelumnya memuji upaya Trump dalam menyelesaikan konflik internasional. “Dia benar-benar melakukan banyak hal untuk menyelesaikan krisis-krisis kompleks yang telah berlangsung bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun,” kata Putin pada Oktober lalu.

Merujuk situasi di Timur Tengah, Putin menambahkan bahwa jika berhasil mencapai semua yang Donald upayakan akan menjadi peristiwa bersejarah.

Namun, agresi Rusia ke Ukraina dan perang di Gaza memberi tekanan besar pada hubungan tradisional Moskow dengan Israel, negara yang menjadi rumah bagi komunitas besar warga keturunan Rusia. Kremlin berulang kali mengkritik operasi militer Israel di Gaza dan menyerukan penahanan diri.

“Jalur Gaza sedang mengalami bencana kemanusiaan dalam arti sepenuhnya,” ujar Putin, dikutip dari RIA Novosti, saat bertemu Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Mei lalu.
“Rusia, sebagai sahabat rakyat Palestina, terus berupaya memberikan bantuan secara berkelanjutan,” tambahnya. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
14 hours ago
15 hours ago
15 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!