Atlet dayung perahu naga Indonesia, Mariyati, mengungkapkan rasa syukur mendalam usai meraih medali emas bersama tim nasional pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. (Foto: Kemenpora). Viralterkini.id, Jakarta — Atlet dayung perahu naga Indonesia, Mariyati, mengungkapkan rasa syukur mendalam usai meraih medali emas bersama tim nasional pada SEA Games ke-33 Thailand 2025, sekaligus mengungkap rencananya memanfaatkan bonus pemerintah untuk menunaikan ibadah haji dan memberangkatkan orang tua ke Tanah Suci.
Atlet asal Banyuasin, Sumatera Selatan, itu menjadi bagian penting dari tim nasional dayung dragon boat yang memastikan Indonesia keluar sebagai juara umum pada cabang olahraga tersebut.
Prestasi membanggakan tersebut diraih setelah tim dayung dragon boat Indonesia mengoleksi total dua medali emas dan dua medali perak.
Hasil itu sekaligus melanjutkan tradisi dominasi Indonesia di nomor dayung perahu naga pada ajang internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia meraih dua emas dan dua perak di dragon boat. Tradisi Indonesia kalau berlaga di dayung dragon boat itu juara umum terus di tingkat internasional. Karena itu, harapan dan target ke depannya kami ingin mempertahankan juara umum,” ujar Mariyati di Jakarta dalam rilis yang diterima Senin (19/1/2026).
Perempuan yang juga menyandang gelar magister pendidikan tersebut menyebut keberhasilan tim tidak terlepas dari kerja keras, kekompakan, serta disiplin tinggi selama masa persiapan.
Ia menilai, capaian di SEA Games 2025 menjadi bukti konsistensi atlet dayung Indonesia dalam menjaga prestasi di level regional.
Rasa bahagia Mariyati semakin bertambah setelah menerima bonus dari pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih para atlet.
Bonus tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada para peraih medali SEA Games 2025.
Sebagai atlet peraih medali emas nomor beregu cabang dayung dragon boat, Mariyati menerima bonus uang tunai senilai Rp500 juta.
Ia mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian besar yang diberikan pemerintah kepada atlet berprestasi.
“Senang dan bahagia sekali. Ini bentuk perhatian yang luar biasa dari pemerintah kepada atlet,” kata Mariyati.
Lebih lanjut, Mariyati mengungkapkan bahwa bonus tersebut akan digunakan untuk keperluan ibadah. Ia berencana mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji serta memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
“Yang pertama saya mau daftar haji. Setelah itu saya mau memberangkatkan umrah kedua orang tua saya,” jelas atlet yang meraih emas nomor 200 meter 22 crew mix dayung dragon boat serta perak nomor 200 meter 12 crew women tersebut.
Menurut Mariyati, prestasi yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat di kampung halamannya.
Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Sumatera Selatan, untuk menekuni olahraga dayung secara serius.
Dalam kesempatan tersebut, Mariyati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.
Ia menilai perhatian pemerintah terhadap atlet menjadi faktor penting dalam menjaga semangat dan motivasi untuk terus berprestasi.
“Saya Mariyati dari cabang olahraga dayung mengucapkan beribu terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah mengapresiasi atlet-atlet Indonesia. Sehat terus untuk Bapak Presiden,” tuturnya.
Tak hanya kepada Presiden, Mariyati juga menyampaikan penghargaan kepada Menpora Erick Thohir atas kepeduliannya terhadap kesejahteraan atlet nasional.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi dorongan besar bagi atlet untuk fokus berlatih dan bertanding tanpa harus terbebani persoalan di luar arena.
“Dan untuk Pak Menpora, jaya terus. Kami bangga punya Menpora yang begitu peduli kepada atletnya,” pungkas Mariyati.
Prestasi atlet dayung Mariyati di SEA Games 2025 sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di cabang olahraga dayung dragon boat di Asia Tenggara.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pembinaan yang konsisten, Indonesia diharapkan mampu mempertahankan dominasinya pada ajang-ajang internasional mendatang.
Tidak ada komentar