FC Bekasi City vs Sriwijaya FC_Foto Viralterkini (Ady Sesotya) (8) Viralterkini.id, Bekasi — FC Bekasi City meraih kemenangan besar saat menjamu Sriwijaya FC pada lanjutan Pegadaian Championship League 2025/2026 pekan ke-16. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (16/1/2026), Laskar Kuda Hitam menang telak dengan skor mencolok 7-0.
Tujuh gol FC Bekasi City dicetak melalui gol bunuh diri Rizky Abdiansyah pada menit ke-20, Ramadhan yang tampil gemilang dengan quattrick pada menit ke-41, 45, 59, dan 71, serta dua gol tambahan dari Saldi dan MHD Ikhsan Chan yang sama-sama tercipta pada menit ke-90.
Hasil ini membawa FC Bekasi City naik ke peringkat keempat klasemen sementara Grup Barat dengan koleksi 24 poin. Sebaliknya, kekalahan telak semakin menenggelamkan Sriwijaya FC di dasar klasemen dengan raihan dua poin.
Pada 10 menit awal pertandingan, Sriwijaya FC sempat mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Namun, seiring berjalannya laga, FC Bekasi City mulai mengambil alih kendali permainan. Serangan agresif dari sisi sayap kanan dan kiri terus menekan pertahanan Sriwijaya FC, meski sejumlah peluang sempat gagal dikonversi menjadi gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20 setelah gol bunuh diri Rizky Abdiansyah membuat FC Bekasi City unggul 1-0. Keunggulan tersebut kian melebar menjelang turun minum, ketika Ramadhan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-41 dan 45. Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, dominasi FC Bekasi City semakin tak terbendung. Ramadhan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59 untuk melengkapi hat-trick, sebelum mencetak gol keempatnya pada menit ke-71 yang mengubah skor menjadi 5-0.
Sriwijaya FC tampak kehilangan kepercayaan diri dan organisasi permainan. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah yang terus melancarkan tekanan. Dua gol tambahan di menit-menit akhir melalui Saldi dan Ikhsan Chan memastikan kemenangan telak 7-0 FC Bekasi City di hadapan pendukungnya sendiri.
Kekalahan ini membuat Sriwijaya FC semakin terpuruk dan berada dalam ancaman serius degradasi. Rangkaian hasil buruk yang dialami klub kebanggaan Sumatera Selatan tersebut disebut tak lepas dari masalah finansial. Rumor yang beredar menyebutkan para pemain dan ofisial belum menerima pembayaran gaji selama empat bulan terakhir, situasi yang turut memengaruhi performa tim di lapangan. (ma)
Tidak ada komentar