x Pulau Seribu Asri

​Perkuat Pilar Pendidikan, Bupati IMS Pastikan 416 Mahasiswa Halteng di UMMU Tercover Beasiswa

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Jan 2026 15:43 118 Arthur

Viralterkini.id, Ternate – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus menegaskan arah pembangunan yang menempatkan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji (IMS), saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) di Kota Ternate.

Dalam kunjungan itu, Bupati IMS bertatap muka langsung dengan 416 mahasiswa asal Halmahera Tengah yang tengah menempuh pendidikan di UMMU dan tercatat sebagai penerima Program Beasiswa Halteng Pintar Tahun Akademik 2025–2026.

Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa, sekaligus simbol kuat keberpihakan pemerintah daerah terhadap akses pendidikan tinggi.

Bagi IMS, pendidikan merupakan fondasi pembangunan jangka panjang yang tidak bisa ditunda.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus hadir secara nyata untuk memastikan anak-anak daerah memiliki kesempatan yang setara dalam menempuh pendidikan, tanpa terhambat persoalan ekonomi.

Beasiswa sebagai Strategi Membangun SDM Daerah

Dalam arahannya, Bupati IMS menekankan bahwa Program Beasiswa Halteng Pintar bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan bagian dari strategi besar membangun kualitas sumber daya manusia Halmahera Tengah.

Menurutnya, daerah tidak cukup hanya membangun infrastruktur fisik tanpa dibarengi investasi serius pada sektor pendidikan.

“Alhamdulillah, hari ini saya bertemu langsung dengan 416 mahasiswa kita. Saya pastikan seluruhnya tercover dalam skema Beasiswa Halteng Pintar. Pendidikan adalah game changer bagi masa depan Halmahera Tengah,” ujar IMS di hadapan mahasiswa.

Ia menilai, generasi muda terdidik akan menjadi penggerak utama dalam mengelola potensi daerah, mulai dari sektor pertambangan, perikanan, pertanian, hingga industri berbasis sumber daya lokal.

Karena itu, pemerintah daerah memilih menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama untuk memutus mata rantai keterbatasan dan ketimpangan.

IMS juga mengingatkan bahwa beasiswa tersebut merupakan amanah daerah yang harus dijaga dengan prestasi dan integritas.

Pemerintah, kata dia, menaruh harapan besar agar para mahasiswa kelak kembali berkontribusi membangun Halmahera Tengah dengan ilmu dan keahlian yang dimiliki.

Skema Beasiswa Dijaga Transparan dan Berkelanjutan

Program Beasiswa Halteng Pintar Tahun 2025–2026 dirancang dengan mekanisme yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Pemerintah daerah memastikan seluruh penerima beasiswa telah melalui proses verifikasi data secara ketat dan berstatus aktif sebagai mahasiswa.

Selain itu, skema beasiswa juga menjamin keberlanjutan pembiayaan hingga masa studi selesai, selama mahasiswa memenuhi ketentuan akademik yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah mendorong para penerima beasiswa untuk menjaga indeks prestasi akademik sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat Halmahera Tengah.

Pihak Rektorat UMMU Ternate menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung Bupati IMS. Menurut pihak kampus, kehadiran pimpinan daerah yang turun langsung menemui mahasiswa merupakan bentuk kepemimpinan yang jarang ditemui dan menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa untuk meningkatkan prestasi.

Dialog Terbuka dan Arah Masa Depan Generasi Halteng

Kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan sesi dialog terbuka antara Bupati IMS dan para mahasiswa. Dalam forum itu, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan fasilitas penunjang pembelajaran hingga harapan terkait peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, IMS menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan peta jalan pengembangan sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Ia memastikan lulusan perguruan tinggi asal Halmahera Tengah akan mendapat ruang dan kesempatan untuk terlibat dalam sektor-sektor strategis daerah.

Menurut IMS, pendidikan, kebijakan pembangunan, dan dunia kerja harus saling terhubung. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin melahirkan sarjana yang justru terpinggirkan di daerahnya sendiri.

“Anak-anak Halteng harus menjadi tuan di negeri sendiri. Itulah tujuan besar dari investasi pendidikan yang sedang kita bangun hari ini,” tegasnya. (Arth/Dano)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

16 hours ago
17 hours ago
18 hours ago
19 hours ago
19 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!