x Pulau Seribu Asri

FC Bekasi City Tahan Imbang Persiraja 0-0 Meski Bermain dengan 10 Pemain

waktu baca 4 menit
Minggu, 4 Jan 2026 22:15 78 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – FC Bekasi City harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persiraja Banda Aceh pada lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.

Dalam pertandingan yang digelar di kandang sendiri itu, FC Bekasi City bahkan dipaksa bertahan dengan 10 pemain sejak babak kedua usai salah satu pemainnya diganjar kartu merah.

Sejak awal laga, Persiraja tampil agresif dengan menerapkan skema high pressing. Tekanan intens yang diberikan tim tamu membuat FC Bekasi City kesulitan mengembangkan permainan pada sekitar 15 menit awal pertandingan.

Beberapa kali lini belakang tuan rumah dipaksa bekerja keras untuk meredam serangan cepat Persiraja yang mencoba memanfaatkan kesalahan build-up lawan.

Namun, perlahan FC Bekasi City mulai keluar dari tekanan. Memasuki pertengahan babak pertama, tim asuhan Widyantoro mampu menemukan ritme permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui skema serangan balik cepat.

Beberapa peluang matang tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal dikonversikan menjadi gol.

Petaka bagi FC Bekasi City datang ketika Ramadhan Madon harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah.

Bermain dengan 10 pemain memaksa tuan rumah mengubah pendekatan permainan.

Widyantoro memilih menerapkan strategi defensif guna menjaga keseimbangan tim dan mengamankan setidaknya satu poin di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih FC Bekasi City, Widyantoro, mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Ia menilai timnya seharusnya bisa meraih kemenangan jika peluang yang tercipta mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain.

“Pertama-tama saya mohon maaf karena belum bisa memberikan kemenangan. Hasil imbang 0-0 ini sangat mengecewakan bagi saya. Di awal pertandingan memang kami masih mencari pola permainan, tetapi yang membuat saya sangat kecewa adalah peluang-peluang matang yang tidak bisa dimaksimalkan,” ujar Widyantoro seusai laga.

Ia menambahkan, persoalan penyelesaian akhir sebenarnya sudah menjadi fokus utama dalam sesi latihan.

Namun, dalam pertandingan, masalah tersebut kembali terulang. “Setiap latihan kami selalu fokus pada finishing. Tapi memang hari ini rezeki belum berpihak kepada kami,” katanya.

Meski bermain dengan 10 pemain, Widyantoro tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang mampu bertahan dari gempuran Persiraja hingga peluit akhir dibunyikan.

Menurutnya, semangat juang para pemain patut diapresiasi, terutama saat harus menghadapi tekanan terus-menerus dari tim tamu.

“Alhamdulillah, meskipun kekurangan pemain, anak-anak bisa mempertahankan hasil ini dan meredam serangan Persiraja. Itu hal positif yang harus kami syukuri,” lanjutnya.

Widyantoro juga menyinggung kemungkinan melakukan penambahan pemain pada bursa transfer mendatang untuk mengatasi masalah di lini depan.

Ia mengisyaratkan bahwa kehadiran penyerang baru diharapkan bisa meningkatkan efektivitas serangan dan memutus rentetan kegagalan dalam memanfaatkan peluang.

“Masalah finishing ini menjadi salah satu titik lemah kami. Mau tidak mau, di bursa transfer nanti kami akan melihat opsi untuk mendatangkan pemain depan agar peluang yang ada benar-benar bisa menjadi gol,” jelasnya.

Salah satu pemain FC Bekasi City, Fadillah, yang tampil sejak menit awal, juga menyampaikan pandangannya terkait jalannya pertandingan.

Ia mengakui laga berlangsung dengan intensitas tinggi dan kedua tim sama-sama berjuang keras untuk meraih kemenangan.

“Pertandingannya sangat melelahkan, intensitasnya tinggi. Saya dan teman-teman sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi memang rezekinya belum ada untuk kami,” kata Fadillah.

Fadillah sendiri sempat mendapatkan beberapa peluang emas dan hampir mencatatkan namanya di papan skor.

Pemain yang sebelumnya mencetak gol saat laga tandang di Sumatera Selatan itu menegaskan akan terus meningkatkan performa demi mendapatkan kepercayaan lebih dari tim pelatih.

“Saya akan tetap berusaha, latihan lebih keras, supaya bisa lebih dipercaya dan membantu tim ke depannya,” ujarnya.

Selain lini depan, performa penjaga gawang FC Bekasi City juga mendapat sorotan positif.

Widyantoro menyebut seluruh kiper yang dimiliki timnya mempunyai kualitas yang relatif setara, sehingga keputusan siapa yang akan diturunkan bergantung pada kesiapan pemain jelang pertandingan.

“Kami bersyukur punya kiper-kiper dengan kualitas yang baik dan hampir sama. Tinggal melihat siapa yang paling siap untuk diturunkan,” tuturnya.

Hasil imbang ini membuat FC Bekasi City menambah satu poin di klasemen, meski belum sepenuhnya memuaskan.

Dengan jadwal pertandingan yang cukup padat dalam bulan ini, Widyantoro berharap timnya tetap menjaga optimisme dan konsistensi untuk bersaing di papan klasemen Pegadaian Championship musim ini. (ag)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

15 hours ago
16 hours ago
17 hours ago
17 hours ago
17 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!