CEO Viralterkini.id, M Ary Kristianto bersama rekan media bersantap bersama di nasi Uduk Mpok Ita, Senin (01/12). Foto : Viralterkini.id Viralterkini.id, JAKARTA – Warung Nasi Uduk Betawi Mpok Ita di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, terus menjadi magnet bagi para pencinta kuliner Betawi.
Meski berada di dalam gang sempit, warung sederhana ini setiap hari dipadati pelanggan hingga mampu menghabiskan 5–6 liter beras per hari.
Banyak pengunjung menyebut warung ini sebagai “hidden gems” kuliner Jakarta Selatan yang menyimpan cita rasa otentik Betawi sejak lama.
Warung yang berlokasi di Jl. Gandaria Ujung No. 9 63A, RT 9/RW 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini berdiri sejak 2018 dan tetap bertahan di lokasi yang sama.
Meski aksesnya tidak strategis, reputasinya sebagai salah satu penjual nasi uduk terenak di Jagakarsa membuat pelanggan rela datang dari berbagai daerah, termasuk Citayam, Ciledug, Tangerang dan Kelapa Gading.
CEO Viralterkini.id, M Ary Kristianto, berkesempatan mengunjungi warung tersebut pada Senin (1/12/2025) pukul 18.00 WIB.
Saat tiba, sebagian besar menu sudah habis terjual, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap olahan nasi uduk Mpok Ita.
Warung ini sendiri buka mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, namun sering kali tutup lebih cepat karena persediaan ludes.
Rosita Comalasari atau akrab disapa Mpok Ita, pemilik warung, menceritakan kepada Viralterkini.id bahwa resep nasi uduk yang ia sajikan merupakan racikan turun-temurun.

“Dari tahun 2018 sudah buka. Dari dulu memang bukanya di sini, enggak pernah pindah-pindah,” ujar Rosita.
Menu yang tersedia di warung ini terbilang lengkap. Satu porsi nasi uduk disajikan dengan pilihan lauk utama seperti empal goreng, semur jengkol, ayam goreng, serta lauk pendamping seperti tahu, tempe, ati ampela, hingga lele goreng.
Para pelanggan menilai seluruh menu memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Untuk harga, Nasi Uduk Mpok Ita termasuk ramah di kantong. Satu porsi nasi uduk dengan semur tahu dibanderol Rp10.000, sedangkan nasi uduk dengan tambahan semur telur dijual Rp15.000.
Adapun menu lainnya seperti nasi uduk semur jengkol Rp12.000, nasi uduk telur Rp12.000, nasi uduk empal goreng Rp24.000, nasi uduk ayam goreng Rp28.000, serta nasi uduk lele goreng Rp21.000.
Harga tersebut dinilai sangat terjangkau jika dibandingkan dengan porsi dan rasa yang diberikan.
Keistimewaan Nasi Uduk Mpok Ita terletak pada racikan nasi yang harum dengan aroma santan kuat, dipadukan bawang goreng yang melimpah.
Hal ini menjadikan nasi uduknya gurih dan lebih nikmat saat disantap bersama beragam lauk yang tersedia.
Banyak pelanggan menilai sambal merah pedas gurih yang menjadi pendamping utama juga memberi sensasi tersendiri yang membedakan warung ini dari penjual nasi uduk lainnya.
Empal goreng Mpok Ita menjadi salah satu menu yang paling sering diburu. Meski digoreng, empal tersebut tetap empuk dan tidak alot.
Serpihan ketumbar yang diulek kasar menjadi ciri khas bumbu empal, menghadirkan aroma rempah yang kuat.
Hal ini pula yang membuat banyak pelanggan berkali-kali kembali untuk menikmati hidangan tersebut.
Saat disambangi, CEO Viralterkini.id bahkan bertemu dengan sejumlah wartawan yang juga sedang mengantre.
Beberapa di antaranya mengaku sudah dua kali datang karena sebelumnya kehabisan. Fenomena ini semakin menegaskan tingginya antusiasme masyarakat terhadap cita rasa Nasi Uduk Mpok Ita.
Sementara itu, Mpok Ita mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang membuat kuliner racikannya begitu diminati.
“Enggak tahu saya juga. Masak biasa aja. Tapi kata orang nasi uduk sini enak. Ya alhamdulillah,” ujarnya merendah.
Namun bagi banyak pengunjung, perpaduan seluruh elemen hidangan—mulai dari nasi uduk, empal goreng, semur jengkol, hingga sambal merah—menjadi alasan utama yang membuat warung ini istimewa.
Semur jengkol yang sering kali habis lebih awal disebut memiliki rasa manis gurih yang meresap hingga ke dalam.
Sementara ayam gorengnya terkenal memiliki tekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Para pelanggan yang datang jauh dari luar Jakarta Selatan juga memberikan penilaian positif.
Mereka menilai nasi uduk Mpok Ita memiliki rasa autentik Betawi yang semakin jarang ditemukan saat ini.
Tidak mengherankan jika dalam waktu dua jam sejak buka, sebagian besar menu sudah habis terjual.
Warung Nasi Uduk Betawi Mpok Ita pun kini semakin dikenal di media sosial. Sejumlah foodies telah mengunggah ulasan mereka, rata-rata memberi penilaian tinggi terutama untuk rasa gurih nasi dan empuknya empal goreng.
Dengan harga terjangkau dan porsi memuaskan, warung ini diperkirakan akan terus menjadi destinasi kuliner favorit di kawasan Jagakarsa.
Keberhasilan Mpok Ita dalam mempertahankan cita rasa klasik Betawi membuat warungnya menjadi bagian dari kekayaan kuliner Jakarta Selatan.
Meski hanya warung di gang kecil, kelezatan yang disajikan mampu menghidupkan kembali kenangan kuliner tradisional yang semakin jarang ditemui di tengah perkembangan pesat industri makanan modern. (ag)
2 bulan lalu
Mantaap
2 bulan lalu
Terimakasih berita anda sangat bermanfaat dan sangat membantu untuk promosi warung saya. Semoga media Viral Terkini kedepannya makin sukses
2 bulan lalu
Terimakasih berita anda sangat bermanfaat dan sangat membantu untuk promosi warung saya. Semoga media Viral Terkini kedepannya makin sukses