x Pulau Seribu Asri

Malut United dan Persebaya Didaftarkan ke ACC Shopee Cup 2025/26, Meski Bukan Juara Liga 1

waktu baca 4 menit
Jumat, 4 Jul 2025 07:42 264 Agung

Viralterkini.id, Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan tetap mendaftarkan Malut United FC dan Persebaya Surabaya sebagai wakil Indonesia dalam ajang ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup musim 2025/26.

Keputusan ini diambil meskipun Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) hanya mensyaratkan peringkat satu dan dua Liga untuk mengikuti turnamen tersebut.

Sebagai catatan, Indonesia sebelumnya mengirimkan PSM Makassar dan Borneo FC Samarinda pada edisi turnamen musim lalu.

Namun untuk musim ini, PT LIB bersama PSSI telah menetapkan bahwa dua klub teratas BRI Liga 1 2024/25, yakni Persib Bandung sebagai juara dan Dewa United FC sebagai runner-up, akan berlaga di level AFC Champions League 2 serta AFC Challenge League.

Slot ACC Shopee Cup kemudian dialihkan kepada peringkat ketiga, Malut United FC, serta peringkat keempat, Persebaya Surabaya.

Kebijakan ini didasari pertimbangan teknis dan padatnya jadwal kompetisi domestik maupun internasional.

“ACC Shopee Cup itu penting bagi Indonesia. Tahun ini AFF mensyaratkan juara dan runner-up yang ikut. Namun sesuai regulasi kita, peringkat tiga (Malut United) dan empat (Persebaya) yang diajukan,” jelas Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, Kamis (3/7/2025).

Ferry menegaskan bahwa pengajuan ini sudah melalui pembahasan dengan PSSI. Meski begitu, AFF hanya mengizinkan klub peringkat satu dan dua untuk tampil di ACC Shopee Cup.

Situasi ini menimbulkan kemungkinan bahwa Malut United dan Persebaya tidak bisa tampil karena tidak sesuai kriteria.

“Secara geografis dan jadwal, tidak memungkinkan satu klub bermain di tiga kompetisi berbeda secara bersamaan. Soal sanksi masih belum diketahui. Kami sudah berkonsultasi dengan PSSI, dan tidak menutup kemungkinan regulasi berubah musim depan,” ungkap Ferry.

Menurut Ferry, kebijakan tidak menugaskan Persib Bandung dan Dewa United FC untuk ikut ACC Shopee Cup juga demi menjaga keseimbangan dan perencanaan jangka panjang.

Ia menyebut perpindahan mendadak klub yang sudah terdaftar di AFC ke ACC Shopee Cup bisa menimbulkan masalah bagi integritas sistem kompetisi nasional dan persiapan klub itu sendiri.

“Perubahan mendadak tentu berdampak ke integritas dan kesiapan klub. Ini bagian dari perencanaan jangka panjang yang sudah disepakati dengan seluruh klub Liga 1. Kami juga mempertimbangkan padatnya kalender domestik dan internasional,” katanya.

Lebih jauh, Ferry menegaskan keputusan tersebut bukan berarti PT LIB atau PSSI tidak mendukung ACC Shopee Cup.

Sebaliknya, Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung ajang tersebut sebagai upaya memperkuat sepak bola ASEAN.

“Justru kami sangat mendukung ACC Shopee Cup sebagai bagian dari penguatan sepak bola ASEAN. Hanya saja, musim ini kita tidak bisa berpartisipasi karena regulasi yang belum sejalan. Musim depan kita tetap terbuka untuk ACC Shopee Cup,” ujar Ferry.

Ia juga menepis anggapan bahwa absennya Persib dan Dewa United FC di ACC Shopee Cup dapat merugikan Indonesia secara citra maupun exposure di kawasan regional.

Menurutnya, konsistensi penegakan regulasi serta sistem merit menjadi bukti profesionalisme sepak bola Indonesia di mata AFC maupun AFF.

“Fokus kami adalah keberlanjutan klub dan liga. Profesionalisme serta konsistensi ini justru meningkatkan citra Indonesia di mata konfederasi regional dan internasional,” tandas Ferry.

Sementara itu, PSSI dikabarkan masih terus berkomunikasi dengan AFF terkait peluang agar Malut United dan Persebaya tetap bisa tampil di ACC Shopee Cup meski bukan juara dan runner-up Liga 1 musim ini.

PSSI juga membuka opsi negosiasi lebih lanjut agar ke depan perwakilan Indonesia tidak terbentur regulasi yang terlalu ketat, terutama dalam menyeimbangkan jadwal padat antara kompetisi nasional, AFC, dan ASEAN.

Sebagai informasi, ACC Shopee Cup rencananya akan digelar mulai awal 2026 dengan sistem grup home-and-away.

Kompetisi tersebut menjadi salah satu ajang sepak bola antarklub terbesar di kawasan Asia Tenggara yang berupaya meningkatkan daya saing klub ASEAN menghadapi level Asia dan internasional.

Hingga saat ini, AFF belum merilis daftar final peserta resmi. Namun Indonesia melalui PT LIB dan PSSI menegaskan tetap mendukung penuh pelaksanaan ACC Shopee Cup sebagai ajang bergengsi di kawasan ASEAN.

“Kami akan tetap berkoordinasi, dan musim 2026/27 terbuka peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi lagi dengan format yang mungkin sudah disesuaikan,” pungkas Ferry Paulus.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

19 hours ago
20 hours ago
22 hours ago
22 hours ago
22 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!