x Pulau Seribu Asri

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Tiongkok Terancam Krisis Energi Global

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Jun 2025 16:21 226 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Ketegangan terbaru di Timur Tengah menempatkan Tiongkok dalam posisi rentan. Parlemen Iran dilaporkan telah menyetujui langkah untuk menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan udara Amerika Serikat terhadap situs nuklir Iran. Jika direalisasikan, tindakan ini akan sangat mengganggu pasokan minyak global—termasuk hampir seluruh kebutuhan impor energi Tiongkok.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman, merupakan jalur pelayaran strategis bagi ekspor minyak dari negara-negara OPEC seperti Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. Menurut laporan The Guardian, Senin (23/6), lebih dari 20 juta barel minyak melintasi selat ini setiap hari, menjadikannya salah satu titik paling vital dalam perdagangan energi dunia.

Ketergantungan Tiongkok terhadap jalur ini sangat besar. Sekitar 90 persen ekspor minyak Iran ditujukan ke Tiongkok. Ancaman penutupan selat secara langsung mengancam keamanan energi dan stabilitas ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Amerika Serikat pun menyoroti posisi Tiongkok dalam krisis ini. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio meminta pemerintah Tiongkok untuk menekan Iran agar tidak menutup selat tersebut. Rubio menyebut langkah itu sebagai “bunuh diri ekonomi” bagi Teheran dan “kesalahan mengerikan” bagi stabilitas global.

Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa serangan AS akan dibalas. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa keputusan Presiden Trump akan memiliki “konsekuensi abadi”. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga menyebut bahwa Israel telah melakukan “kesalahan besar” dan “harus dihukum”, meski tidak menyebut langsung soal Selat Hormuz.

Jika jalur tersebut ditutup, dampak global akan langsung terasa, mulai dari lonjakan harga minyak hingga inflasi di berbagai negara. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah menyerukan pengekangan internasional dan menyebut bahwa blokade Selat Hormuz akan menjadi “masalah besar bagi ekonomi global.”

Saat ini, beberapa kapal tanker super dilaporkan mulai menghindari rute tersebut, pertanda bahwa kekhawatiran pasar mulai mengkristal. Semua mata kini tertuju pada keputusan akhir para pemimpin tertinggi Iran, yang akan menentukan apakah dunia akan menghadapi krisis energi terbesar dalam dua dekade terakhir. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

15 hours ago
16 hours ago
17 hours ago
17 hours ago
17 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!